Jonathan Rea Akui Tak Berdaya Hadapi Alvaro Bautista di Misano

Tak cuma gagal memanfaatkan peluang untuk mengambil alih puncak klasemen WSBK di Sirkuit Misano, rider Kawasaki Racing Team Jonathan Rea bahkan tidak berdaya menghadapi Alvaro Bautista.  

Jonathan Rea Akui Tak Berdaya Hadapi Alvaro Bautista di Misano

Sedari awal Jonathan Rea sadar bahwa pembalap Aruba.it Racing-Ducati Alvaro Bautista bakal menjadi lawan tangguh pada balapan kandang tim pabrikan Borgo Panigale. Sinyal ini sudah tampak sejak Jumat.  

Bautista hanya berada di belakang Rea pada latihan bebas pertama (FP1). Selebihnya, pembalap veteran Spanyol selalu unggul atas peraih enam gelar Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) di timesheet.

Puncaknya dalam sesi balapan. Jonathan Rea benar-benar tidak berkutik menghadapi sang rival. Pada Race 1, Bautista menang dengan selisih 5,1 detik di depan pembalap Irlandia Utara tersebut.

Kemudian dalam Superpole Race, yang dimenangkan Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha), Bautista finis sebagai runner-up. Ia unggul 2,8 detik atas Rea, yang harus terima hanya bisa menempati urutan ketiga.

Pada Race 2 Bautista kembali tampil brilian untuk meraih kemenangan meyakinkan. Ia unggul 7,1 detik di depan Razgatlioglu. Sementara Rea tertinggal nyaris 15 detik, ia bahkan gagal podium karena finis P4.

Baca Juga:

“Kami mengeluarkan apa yang mungkin dilakukan. Saya tidak merasa saya akan bisa melakukan apa pun untuk melawan Alvaro (Bautista) di Misano. Dia berkendara di level yang berbeda,” ujar Rea kepada Speedweek.

“Tetapi saya tidak bisa dan tak bakal mengeluh. Inilah hasilnya. Kami finis kedua, ketiga serta keempat dan melewati akhir pekan dengan utuh, tentu juga dengan poin yang bagus,” ia menambahkan.

Jonny, sapaan Rea, mengaku dalam Superpole Race dirinya merasa baik-baik saja di tahap awal. Namun, ketika intensitas balapan meningkat, ia tidak bisa mengikuti laju Razgatlioglu, yang memiliki ritme bagus.    

“Setelah itu saya bertarung (lagi) dengan Alvaro dan semua bagus awalnya. Tetapi begitu dia mendapat ruang free run dia melesat jauh. Saya merasa sudah memaksimalkan motor, namun ternyata tak cukup,” tutur Rea.

P1 Alvaro Bautista, Aruba.it Racing Ducati, P2 Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WSBK

P1 Alvaro Bautista, Aruba.it Racing Ducati, P2 Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WSBK

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sejauh ini, Rea selalu naik podium setiap mampu menyelesaikan balapan. Ia gagal menjaga rekor itu dalam Race 2 WSBK Italia. Rider 35 tahun tersebut kalah saing dengan Michael Ruben Rinaldi (Ducati) untuk P3.

“Saya tidak mendapatkan start yang bagus. Saya berada di urutan keempat di tikungan pertama dan lalu di belakang Toprak dan Alvaro. Saya berada di baris depan saat mereka bertarung cukup agresif di T14,” ujarnya.

“Ritme saya sebenarnya cukup baik, hanya saja di pintu masuk tikungan ada sedikit masalah. Motor saya meluncur ke sana dan itu menyebabkannya bergetar. Saya bisa mengatasinya, tetapi kecepatannya tidak cukup baik.”

Hasil WSBK Italia masih membuat Jonathan Rea berada di peringkat kedua klasemen sementara. Namun ketertinggalannya makin lebar dari Alvaro Bautista. Dari 17 poin, kini selisih mereka menjadi 36 angka.  

Situasi seperti itu pernah dialami Jonny pada musim 2019 lalu, ketika ia juga memulai kejuaraan untuk mengejar Bautista. Saat itu bahkan tertinggal 61 poin, tetapi pada akhirnya mampu mengklaim gelar.

 

dibagikan
komentar
Hasil Race 2 WSBK Italia: Bautista Gemilang, Ducati Podium Ganda
Artikel sebelumnya

Hasil Race 2 WSBK Italia: Bautista Gemilang, Ducati Podium Ganda

Artikel berikutnya

Kemenangan Superpole Race Belum Cukup bagi Toprak Razgatlioglu

Kemenangan Superpole Race Belum Cukup bagi Toprak Razgatlioglu