Rea Kritisi Aturan Baru Tes WSBK

Juara dunia bertahan World Superbike (WSBK), Jonathan Rea, mengkritik batasan pengujian yang diterapkan oleh kejuaraan balap motor produksi massal ini.

Rea Kritisi Aturan Baru Tes WSBK

Pekan ini, tim pabrikan WSBK - seperti Kawasaki, Ducati dan Honda - serta beberapa skuad satelit pergi ke Jerez untuk menjalani tes sebagai persiapan menghadapi musim 2021.

Namun, kondisi cuaca mengganggu rencana tersebut. Hujan deras yang mengguyur lintasan sirkuit Spanyol itu memaksa para pembalap menghabiskan kedua hari uji coba di dalam garasi.

Regulasi baru World Superbike telah memberlakukan batas hari pengujian. Karena alasan inilah, tim-tim pun memilih tidak melaju di trek dalam kondisi basah demi menjaga jatah tes yang tersisa.

“Tim, pembalap, karyawan, dan mitra teknis kami telah melakukan segalanya untuk berada di sini (Jerez) pada waktu yang aneh ini. Begitulah adanya,” ucap Rea.

“Dengan aturan baru, kami hanya dapat menguji selama 10 hari dari akhir musim lalu hingga akhir tahun ini.

“Ini membuang-buang uang. Kami sudah di sini. Aturan adalah satu-satunya alasan kami tidak berkendara.”

Adapun, batasan pengujian baru dimaksudkan demi mengurangi biaya. Dalam kasus tes Jerez, biaya yang habis dipergunakan hanya untuk ban, bahan bakar, serta lainnya dihemat karena tim sudah berada di lokasi dengan truk mereka.

Tetapi kondisi basah dinilai takkan produktif, terutama dalam menguji coba sejumlah komponan anyar pada motor WSBK.

“Lintasannya tidak dalam kondisi sempurna. Karena itulah kami membuat keputusan lebih awal agar semua orang bisa mengemas tasnya dengan tenang dan terbang pulang untuk bisa bersama keluarga lagi,” kata Rea.

Baca Juga:

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team

Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Balap Pembuka WorldSBK Terancam Batal

Artikel sebelumnya

Balap Pembuka WorldSBK Terancam Batal

Artikel berikutnya

Saat Camier Kehilangan Makna Balapan

Saat Camier Kehilangan Makna Balapan
Muat komentar