Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Rea: Situasi Menyebalkan, Kami Harus Mulai dari Nol

Jonathan Rea berjuang keras dalam tahun pertamanya bersama Yamaha di WSBK. Pembalap Irlandia Utara itu mengalami akhir pekan kurang menyenangkan pada akhir pekan Misano.

Jonathan Rea, Pata Yamaha WorldSBK

Petualangan bersama Yamaha tidak membawa kegembiraan bagi Jonathan Rea. Keputusannya berpisah dengan Kawasaki dan melompat ke pabrikan Iwata pada 2024, menggantikan Razgatlioglu berbuah mimpi buruk.

Setelah empat putaran, juara dunia WSBK enam musim itu masih jauh dari posisi yang diinginkan. Ia berada di urutan ke-14 karena hanya mengoleksi 31 poin. Di belakang rekan setimnya di tim pabrikan Yamaha, Andrea Locatelli (urutan ke-5 dengan 94), bahkan tertinggal dari wakil tim satelit tim GRT, Remy Gardner (ke-7 dengan 72) dan Dominique Aegerter (ke-10 dengan 46).

Seri Misano tidak berjalan dengan baik bagi Rea, dengan kecelakaan di Race 1, P8 Superpole Race dan P10 Race 2. Wajar jika pembalap veteran itu merasa kecewa karena tidak dapat kembali ke jalur yang tepat maupun menemukan feeling di atas YZF-R1.

Baca Juga:

"Sayangnya, akhir pekan tidak berjalan seperti yang saya harapkan," kata Rea kepada media, seperti dikutip dari 'GPOne'. "Pada babak kualifikasi, saya mengalami bendera kuning, dan kemudian terjatuh pada balapan pertama. Memulai dari posisi belakang (ke-15 di grid setelah Superpole dan kedelapan di Race 2) sangat membebani, terutama mengingat apa yang dilakukan Toprak Razgatlioglu.

Dalam kasus seperti ini, Anda harus start dari depan dan saya tidak memiliki informasi tentang balapan panjang hari ini (Minggu), karena saya tidak menyelesaikan satu lap pun pada Sabtu.

"Satu-satunya tujuan saya adalah menyelesaikan balapan, karena saya kurang percaya diri dengan motor. Ini bukan arah yang saya inginkan bersama Yamaha.

“Kami harus memulai dari awal, karena detik yang diambil oleh para pemimpin sangat banyak, dan kami harus meningkatkannya," lanjut sang juara berganda, yang hampir terjatuh di awal Race 2.

"Remy Gardner tampak seperti Banzai. Saya tidak mengerti maksud dari gerakannya, dia membuat saya melebar, kehilangan banyak posisi.

“Untungnya tidak ada yang terjadi, meskipun itu membuat saya dan seluruh tim frustrasi menghadapi situasi saat ini. Saya ingin berterima kasih kepada Clinica Mobile dan semua orang yang telah membantu saya untuk menjadi yang terbaik pada hari Minggu.”

Rea jelas ingin kembali ke jalur yang benar, karena hal ini mulai berdampak pada mentalnya.

Jonathan Rea, Pata Yamaha WorldSBK

Pembalap kelahiran Ballymena ini ditanya dari mana ia ingin memulai, dan ia menjawab dengan jujur, "Ini bukan pertanyaan bodoh, ini adalah pertanyaan yang saya tanyakan pada diri saya sendiri.Itu menyebalkan bagi saya, dan saya mulai merasakannya secara mental. Saya mencoba untuk bersikap positif, namun itu sulit bagi saya.

"Saya selalu berbicara tentang teori cahaya di ujung terowongan, tetapi sangat sulit untuk melihat cahaya itu. Kenyataannya adalah bahwa dalam olahraga ini Anda hanya perlu satu hari yang baik di atas motor, atau perubahan dalam set-up, untuk mulai meningkat.

Sulit untuk tidak meragukan diri saya sendiri, karena pembalap Yamaha lainnya melakukan pekerjaan yang sangat baik, tetapi saya tidak bisa, dan saya harus terus bertanya kepada tim apa yang saya butuhkan. Saya merasa mereka harus bereaksi terhadap apa yang saya katakan.”

Terakhir, Rea mengenang masa-masa di Kawasaki, dan menyangkal bahwa penampilannya saat ini membuatnya menyesali keputusannya untuk meninggalkan rumah Akashi.

"Kawasaki kini telah menutup lembaran baru dan saya turut berbahagia untuk mereka, karena akan selalu ada hubungan yang sangat baik. Tahun lalu, saya membuat keputusan yang saya yakini, dan di dalam hati saya berusaha melakukan yang terbaik untuk berkembang," pungkasnya.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Masih Koma, Mia Rusthen Keluar dari Masa Kritis
Artikel berikutnya Mia Rusthen Diterbangkan ke Norwegia Hari Ini

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia