Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Scott Redding Masih Bermasalah dengan Mesin BMW

Scott Redding mengaku masih kesulitan beradaptasi dengan motor barunya, BMW M1000RR. Namun, ia punya beberapa hari tes lagi untuk menemukan kenyamanan sebelum WSBK 2022 dimulai.

Scott Redding, BMW Motorrad WorldSBK Team

Pembalap anyar BMW Motorrad WorldSBK Team Scott Redding bersiap menghadapi musim yang sangat menarik di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) tahun ini.

Pasalnya, sang rider beralih dari Ducati ke BMW, brand yang baru baginya. Meski masih ada beberapa pekan sebelum WSBK dimulai di Aragom, Redding kesulitan adaptasi dengan motornya.

Setelah race final WSBK 2021 di Mandalika, Indonesia, 21 November, Redding telah dua kali tes dengan M1000RR, pertama di Estoril memakai spek musim lalu dan di Jerez dengan mesin 2022.

Pada Minggu (27/2/2022), Scott Redding kembali melanjutkan proses adaptasinya di atas M1000RR di Sirkuit Andalusia, Almeria, Spanyol, tetapi sesi berjalan lebih cepat akibat kendala cuaca.   

Pembalap Inggris tersebut mengaku problem terbesar adalah menyesuaikan diri dengan mesin empat silinder segaris M1000RR. Itu sangat berbeda dengan Ducati Panigale yang bermesin V4.    

 

“Kesan pertama saya tengan BMW adalah motornya benar-benar berbeda. Mesinnya sangat berbeda, yang bagi saya adalah masalah besar. Saya belum pernah mengendarai (mesin) empat silinder segaris sejak periode saya di Moto2,” kata Redding dilansir Motosan.

“Namun saya merasa cukup baik dan terus mencoba mencari cara untuk mengendarai motor ini (dengan nyaman). Hanya ada beberapa hal kecil yang ingin saya ubah agar bisa merasa lebih nyaman di atas motor.

“Bagi saya tes ini adalah tentang merasa lebih nyaman dengan motor. Tim melakukan pekerjaan sangat baik, membuat part baru untuk saya. Motor punya potensi yang belum dapat saya manfaatkan secara maksimal.

“Sejauh ini, hal tersebut lebih karena gaya balapan saya. Tentu Saja sangat bagus bahwa saya bisa melakukan pengujian sedini mungkin, karena masih ada banyak pekerjaan yang harus kami lakukan sebelum tes berikutnya,” ucap runner-up WSBK 2020 itu lagi

BMW masih memiliki sisa enam hari pengujian sebelum WSBK 2022 bergulir April nanti, masing-masing dua hari di Misano (16-17 Maret), di Barcelona (25-26 Maret) serta tes Dorna di Aragon (4-5 April).  

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Scott Redding Merasa Sudah Berkontribusi Besar untuk Ducati
Artikel berikutnya Jonathan Rea Jelaskan Alasan Belum Pikirkan Pensiun

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia