Scott Redding Sebut MotoGP Masa Kini Membosankan

Pembalap BMW, Scott Redding, mengatakan terlalu ada banyak tekanan di MotoGP saat ini yang membuat balapan menjadi membosankan.

Scott Redding Sebut MotoGP Masa Kini Membosankan

MotoGP terus berusaha membuat kejuaraan kompetitif dengan memungkinkan setiap pabrikan memiliki peluang yang sama dalam memperjuangkan kemenangan.

Tampaknya upaya tersebut malah jadi bumerang, di mana MotoGP mulai kehilangan penontonnya. Padahal, beberapa kali balapan menyajikan pertarungan yang tak terduga.

Sebelumnya, juara enam kali World Superbike (WSBK), Jonathan Rea, mengatakan MotoGP kehilangan hiburan di balapan. Menurutnya, itu yang diberikan Valentino Rossi sepanjang kariernya sehingga kejuaraan tersebut menjadi sangat besar.

Kini, Redding memberikan pendapatnya mengapa MotoGP kehilangan penikmatnya, dan salah satu penyebabnya adalah balapan yang membosankan.

Menurutnya, tekanan besar dari tim membuat para pembalap tak dapat mengekspresikan dirinya di atas motor, mengingat mereka harus melakukan semua yang diperintahkan tim.

“Menurut saya, seorang pembalap setidaknya harus menghabiskan dua tahun di Moto3 dan dua tahun lagi di Moto2, sebelum naik ke MotoGP. Ini dibutuhkan untuk menemukan jati diri Anda,” kata Redding seperti dilansir Motosan.

“Kejuaraan saat ini sangat membosankan, karena uang berperan besar dan tekanan yang semakin meningkat.

“Ini hanya akan membuat seorang pembalap berpengalaman kehilangan tempatnya di kejuaraan dunia.”

Baca Juga:

Scott Redding merupakan salah satu pembalap berbakat yang terbuang karena para petinggi tim tak puas dengan performanya. Padahal, rider asal Inggris itu belum mendapatkan kesempatan menggeber motor terbaik.

Terbaru adalah Iker Lecuona yang saat ini memperkuat Honda di WSBK, yang mana sebelumnya memperkuat Tech3 KTM dan menunjukkan peforma yang cukup baik.

Tapi, KTM yang ingin membawa Remy Gardner dan Raul Fernandez ke MotoGP, membuat Lecuona harus mengambil opsi lain demi menyelamatkan masa depannya.

Saat ini, Gardner dan Fernandez gagal menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Bahkan KTM mengakui terlalu cepat membawa Fernandez naik ke kelas premier.

“Para pembalap muda akan berpikir keras bahwa mereka akan mendapat tempat di kategori yang lebih tinggi dan mereka mempertaruhkan segalanya,” ujar Redding.

“Motornya sangat mirip dan itu membuat semuanya berjalan beriringan, tidak menimbulkan reaksi jika terjadi kecelakaan.”

Untuk Remy Gardner, pembalap asal Australia itu sudah mulai bekerja untuk mendapatkan tempat di kategori lain. Mengingat peluangnya untuk bertahan di MotoGP bersama KTM sangat kecil.

Sementara Raul Fernandez dikabarkan bakal merapat ke Aprilia bersama WithU RNF Racing.

Remy Gardner, KTM Tech3

Remy Gardner, KTM Tech3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Darryn Binder Tak Masalah Turun ke Moto2
Artikel sebelumnya

Darryn Binder Tak Masalah Turun ke Moto2

Artikel berikutnya

KTM Umumkan Kepindahan Pol Espargaro pada Bulan Agustus

KTM Umumkan Kepindahan Pol Espargaro pada Bulan Agustus