Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Skuad Yamaha dan GRT Rilis YZF-R1 untuk WSBK 2023

Di antara dua tes pramusim World Superbike di Jerez dan Portimao, Yamaha merilis YZF-R1 yang diserahkan untuk Toprak Razgatlioglu, Andrea Locatelli, serta dua rookie Dominique Aegerter dan Remy Gardner, Selasa (31/1/2023).

Toprak Razgatlioglu, Pata Yamaha WorldSBK

Foto oleh: Yamaha Motor Racing

Pabrikan garpu tala telah memperkenalkan livery motor sebelum dimulainya tes pramusim kedua WSBK di Portimao. Seperti dalam dua tahun terakhir, Razgatlioglu dan Locatelli membentuk tim pabrikan Yamaha.

Secara visual, motor tim pabrikan Yamaha berbeda dengan edisi sebelumnya dengan beberapa sponsor baru. Secara teknis, hanya ada sedikit perubahan antara lain, swingarm baru dikembangkan, yang seharusnya memberikan traksi lebih baik dan akselerasi lebih baik serta peningkatan kecepatan tertinggi.

Tujuan Yamaha sudah jelas. Setelah kalah dari Ducati dan Alvaro Bautista tahun lalu, mereka menargetkan untuk kembali meraih hasil yang sama seperti musim WSBK 2021 saat menyapu bersih titel pembalap, pabrikan, dan tim. Tahun lalu, skuad itu harus puas dengan posisi kedua di ketiga klasifikasi.

"Semua orang sekarang tahu bahwa tujuan saya adalah memenangi balapan sebanyak mungkin," kata Razgatlioglu. "Ini tidak mudah karena semua pembalap kuat, tapi saya senang dengan kerja keras Yamaha dan tim musim dingin ini.

Andrea Locatelli, Pata Yamaha WorldSBK

Andrea Locatelli, Pata Yamaha WorldSBK

Foto oleh: Yamaha Motor Racing

"Saya senang bisa kembali mengendarai motor. Kami memiliki banyak perbaikan untuk dicoba dalam pengujian. Di Jerez, saya mencatat waktu putaran yang sangat bagus. Oke, itu bukan rekor lap, tapi saya sangat dekat."

Razgatlioglu mengomentari tes pramusim pertama di Jerez, di mana ia mencatatkan waktu tercepat di kedua hari tersebut.

"Sekarang kami terus bekerja karena kami tidak bisa bersantai. Senang rasanya melihat corak baru. Saya pikir motornya terlihat bagus! Kami masih bekerja untuk membuat semuanya lebih baik lagi, tapi sebentar lagi kami akan siap untuk balapan," ia melanjutkan.

Sementara itu, Locatelli dituntut untuk berkembang dan lebih tangguh di bawah tekanan. "Musim dingin yang sangat singkat, dan itu bagus untuk seorang pembalap! Saya sangat senang bisa memulai musim ini lagi," ujar pembalap Italia itu.

"Tentu saja, tujuan saya adalah terus melaju selangkah demi selangkah. Tapi, saya pikir kami bisa melakukannya dengan sangat baik tahun ini. Kami mengakhiri musim di Indonesia dan Australia dengan cara yang baik, tentu saja saya ingin menutup jarak ke puncak dan bertarung untuk naik podium. Tentu saya juga ingin mencoba meraih kemenangan.”

Baca Juga:

Manajer tim Paul Denning mengincar gelar juara bersama para pebalapnya, dengan lebih banyak kemenangan. Para mekanik berusaha keras memproduksi motor jempolan.

"Memenangi 14 balapan musim 2022 adalah pencapaian luar biasa. Untuk 2023, departemen R&D Yamaha di Milan dan tim telah bekerja keras untuk menemukan peningkatan lebih lanjut, yang memungkinkan Toprak dan Andrea untuk terus mengeksploitasi kekuatan Yamaha R1 dan memulai musim ini dengan penuh percaya diri,” ia menandaskan.

"Target Toprak sudah jelas, ia ingin kembali merebut gelar juara dunia. Kami harus memulai tahun ini dengan lebih kuat dan memberikan 'musim yang sempurna' sebagai sebuah tim. Itu tidak akan mudah, tapi kami telah menetapkan tujuan kami.

"Andrea telah berkembang pesat pada balapan-balapan terakhir di 2022, ia kembali naik podium di Indonesia dan mengukuhkan posisi kelima secara keseluruhan. Kami berharap ia dapat meningkatkan prestasinya musim 2023. 'Loka' tahu bagaimana caranya untuk menang - dan kami yakin dia memiliki kemampuan untuk melakukannya di atas R1.”

Pemosisian Ulang GRT

Bersamaan dengan peluncuran R1 versi pabrikan, skuad konsumen GRT Yamaha juga membuka selubungnya. Mereka menurunkan dua juara dunia yang sekarang berstatus debutan.

Kampiun World Supersport (WSSP) Dominique Aegerter dan juara Moto2 2021, Remy Gardner, menggantikan Garrett Gerloff yang pindah ke Bonovo BMW serta Kohta Nozane, yang mencoba peruntungan di Moto2.

Hanya ada sedikit perubahan dari sisi corak, tapi untuk teknik butuh penyempurnaan. Dalam tes pramusim pertama, pembalap Swiss itu membuat kesan sangat kuat dan finis di posisi 6 besar.

"Saya sangat menantikan untuk mengendarai warna baru ini di lintasan. Saya suka desainnya dan tidak sabar untuk menunjukkan corak baru ini di lintasan," Aegerter menjelaskan.

Remy Gardner, GRT Yamaha WorldSBK, Dominique Aegerter, GRT Yamaha WorldSBK

Remy Gardner, GRT Yamaha WorldSBK, Dominique Aegerter, GRT Yamaha WorldSBK

Foto oleh: Yamaha Motor Racing

"Warna ini keren dan saya harap para penggemar akan menyukainya. Kami berharap mobil ini juga bisa cepat di setiap lintasan, yang merupakan hal terpenting. Senang rasanya bisa menjadi bagian dari keluarga Yamaha dan GRT.

“Kami telah menjalani waktu yang baik di tes pramusim pertama. Saya pikir kami bekerja sama dengan baik.

"Tujuan kami adalah untuk terus berkembang di setiap ajang dan saya yakin kami bisa mencapainya. Saya tak sabar menantikan kejuaraan baru yang menarik dimulai di Phillip Island.”

Gardner yang gagal dalam petualangan di MotoGP bersama Tech3 KTM mencari jalan untuk kembali ke podium.

"Akhirnya saya bisa melihat diri saya sendiri dengan warna biru!" Kata Gardner dengan gembira. "Saya sangat antusias dengan babak baru ini, paddock baru dan motor baru. Saya sangat senang. Tim dan Yamaha sangat luar biasa. Kami memiliki chemistry yang baik sejak tes pertama. Saya tak sabar untuk memulai musim ini di Phillip Island. Saya tak sabar untuk memulai proyek baru.”

Manajer tim Filippo Conti menantikan musim WSBK 2023 dengan formasi anyar. "Kami semua sangat antusias dengan awal yang baru ini. Memiliki Remy dan Dominique bersama kami adalah tantangan menarik yang dinantikan oleh semua orang di tim,” ucapnya.

"Kedua pembalap ini akan membalap di WSBK untuk pertama kalinya, tetapi kita masih berbicara tentang dua pembalap hebat yang juga merupakan juara dunia. Kami akan mencoba membantu mereka sejak balapan pertama untuk mencapai potensi maksimal mereka, dengan tujuan untuk berkembang dan meningkatkan kemampuan di setiap lap."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Rinaldi Torehkan Waktu Tercepat di Tes Portimao, Bautista P3
Artikel berikutnya Bautista Dekati Kecepatan Bagnaia di Tes WSBK Portimao

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia