Tom Sykes-Chaz Davies Paling Potensial untuk Honda pada 2022

Setelah Alvaro Bautista pergi dan kontrak Leon Haslam belum pasti diperpanjang, Honda dinilai tepat jika menarik dua nama besar di World Superbike (WSBK).

Tom Sykes-Chaz Davies Paling Potensial untuk Honda pada 2022

Akhir pekan ini, Kejuaraan Dunia Superbike 2021 akan menjalani putaran kedelapan di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, akhir pekan ini (3-5/8/2021).

Isu yang berkembang bukan hanya tentang persaingan antara Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha with Brixx WorldSBK) dengan juara dunia enam tahun terakhir, Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team WorldSBK) melainkan juga tentang tim pabrikan Honda.

Seperti diketahui, Team Honda Racing Corporation (HRC) sudah akan ditinggalkan Alvaro Bautista pada akhir WSBK 2021. Sementara, kontrak Leon Haslam yang hanya berlaku sampai akhir tahun ini, juga belum diperpanjang.

Di WSBK, Honda selama ini cenderung memilih pembalap sarat pengalaman daripada pembalap muda. Jika prinsip itu tetap dipertahankan, opsi paling realistis terkait siapa penunggang Honda CBR1000RR-R Fireblade di WSBK 2022 kian jelas.

Tahun depan, Tom Sykes tidak akan lagi memiliki tempat di tim pabrikan BMW Motorrad WorldSBK setelah kedatangan Scott Redding (kini Ducati). Sementara, Chaz Davies (GoEleven) juga belum terikat kontrak dengan tim mana pun untuk musim depan.

Musim ini, kedua pembalap sudah sama-sama finis podium. Sykes P2 di Superpole Race dan P3 Race 2 di Donington Park, Inggris. Sementara, Davies naik podium kedua pada Race 2 di Estoril, Portugal.  

Chaz Davies, Team GoEleven

Chaz Davies, Team GoEleven

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Soal pengalaman, keduanya bisa dibilang hanya kalah dari Jonathan Rea. Sykes adalah juara dunia 2013 dengan rekor pole position terbanyak, 50. Sedangkan Davies adalah runner-up WSBK 2015, 2017, dan 2018 dengan 32 kemenangan dalam 258 race sejak turun pada 2012.

Pertanyaannya, cocokah kedua pembalap menggeber Honda CBR1000RR-R, musim depan? Jawaban Sykes sangat diplomatis saat ditanya soal masa depannya.

“Saya rasa, semua orang sudah tahu situasi saya dan berikut pandangan soal itu. Saya hanya ingin bisa kembali menikmati lomba, berusaha keras mengeluarkan kemampuan terbaik dari saya dan tim,” kata pembalap asal Inggris itu, seperti dikutip Worldsbk.com.

Pembalap 36 tahun tersebut tidak menampik dirinya pernah “tertarik” bergabung dengan HRC. Kini, Sykses mengaku masih tertarik dengan prospek di HRC.

“Tentu saja, pasti. Proyek mereka akan menjadi daya tarik bagi siapa saja. Semua tahu benar seperti apa HRC dan proyek mereka yang sangat potensial.

“Saya yakin pengalaman dan kecepatan yang saya miliki akan berguna di sana. Lihat saja nanti. Tetapi seperti saya katakan sebelumnya, untuk saat ini saya masih harus melakukan tugas bersama BMW,” kata Tom Sykes, pemenang 34 race WSBK.

Baca Juga:

Di sisi lain, Chaz Davies tidak terlalu optimistis soal peluangnya bergabung ke HRC. Meskipun, pembalap asal Inggris itu juga tetap akan melihat kesempatan yang ada.

“Belum ada perkembangan baru untuk 2022. Jelas, saya terus mendengarkan dan melihat situasi. Namun saya tidak ingin terburu-buru dalam memutuskan apa pun,” kata Davies.

“Saya tidak terlalu yakin kalau baru rumor. Memang, ada rumor yang lalu berubah menjadi fakta. Saya rasa Honda sudah memiliki strategi siapa yang akan mereka pilih untuk musim depan.

“Saya tidak yakin berada dalam daftar atas incaran mereka. Saya tidak yakin apakah itu sebuah opsi yang realistis. Tetapi, jangan pernah bilang tidak terhadap sesuatu,” kata Chaz Davies, yang musim lalu membela tim pabrikan Ducati.

dibagikan
komentar
MGPA Janjikan Harga Tiket WSBK Terjangkau Semua Kalangan
Artikel sebelumnya

MGPA Janjikan Harga Tiket WSBK Terjangkau Semua Kalangan

Artikel berikutnya

Andy Verdoia Kembali ke WSSP bersama GMT94 Yamaha

Andy Verdoia Kembali ke WSSP bersama GMT94 Yamaha
Muat komentar