Tersingkir dari Moto2, Cortese ke World Supersport

Menyusul keputusan Kiefer Racing yang hanya menurunkan satu motor di kelas Moto2, Sandro Cortese akhirnya resmi berlabuh ke World Supersport bersama Kallio Racing.

Tersingkir dari Moto2, Cortese ke World Supersport

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Kiefer Racing terancam absen dari Moto2, setelah seorang investor menarik diri. Dalam masa ketidakpastian, Dominique Aegerter bekerja keras mencari dukungan finansial dan sponsor untuk menyelamatkan tim.

Hasilnya terbayar manis. Kiefer Racing berhasil mengamankan masa depannya. Pengoperasian tim kini diambil alih Jochen Kiefer yang menjabat sebagai Manajer Tim dan Direktur Teknis. Sayangnya, tim hanya bisa diperkuat satu pembalap.

Kiefer Racing memilih Aegerter, dan Cortese yang sedianya membela tim pada 2018 dipaksa mencari pabrikan lain. Untung saja, pembalap Jerman ini mendapat tawaran kontrak dari Kallio Racing. Ia pun akan tampil di ajang WorldSSP.

“Saya sangat senang. Butuh waktu lama sebelum akhirnya kami menyelesaikan semuanya. Saya sudah tak sabar ke Australia untuk balapan pertama WorldSSP,” tukas Cortese.

“Motor WorldSSP sangat berbeda dibanding yang saya gunakan untuk balapan (Moto2). Namun, setelah tiga hari tes, saya merasa sangat nyaman dan senang dengan motor tersebut. Saya bisa katakan kecepatannya sudah ada di sana.

“Hal bagus kami masih bisa menjalani tes dua hari di Phillip Island sebelum balapan. Jadi, kami juga bisa melihat di mana posisi kami dibandingkan tim lainnya. Kami harus bersabar, tapi saya merasa sangat yakin dengan tim.”

Cortese akan menjadi rekan setim pembalap Belgia, Loris Cresson, yang sebelumnya resmi diikat kontrak Kallio Racing pada November 2017 lalu.

“Kami telah berbicara dengan Sandro tentang penandatanganan kontrak ini, dan kami senang akhirnya berhasil tercapai. Kami harus memastikan bisa mendapat dukungan dari kedua belah pihak, untuk menggabungkan kekuatan agar memiliki paket yang kompetitif,” ungkap Manajer Tim, Vesa Kallio.

“Sandro langsung menunjukkan sikap profesionalnya. Dia terbiasa dengan motor dengan cukup cepat, dan bahkan jika dia tidak menempuh banyak lap, kecepatannya sudah terlihat sangat bagus.”

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP

Sandro Cortese, Dynavolt Intact GP
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dominique Aegerter, Kiefer Racing

Dominique Aegerter, Kiefer Racing
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dominique Aegerter, Kiefer Racing

Dominique Aegerter, Kiefer Racing
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Rea-Sykes optimistis Kawasaki makin kuat

Artikel sebelumnya

Rea-Sykes optimistis Kawasaki makin kuat

Artikel berikutnya

Honda tunjuk Pike sebagai Manajer Operasional

Honda tunjuk Pike sebagai Manajer Operasional
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan World Superbike
Pembalap Sandro Cortese
Penulis Scherazade Mulia Saraswati