Tim Balap Milik Maverick Vinales Putus Kerja Sama dengan Yamaha

Vinales Racing Team baru debut di WorldSSP300 pada 2021 bersama Yamaha. Namun, tim milik pembalap MotoGP, Maverick Vinales, itu memutus kontrak sepihak dengan Yamaha.

Tim Balap Milik Maverick Vinales Putus Kerja Sama dengan Yamaha

Setelah bergabung ke FIM Supersport 300 World Championship untuk musim 2021 dengan menggunakan Yamaha YZF-R3, Vinales Racing Team dan Yamaha memutuskan berpisah setelah baru empat balapan bersama.

Pengumuman tersebut muncul hanya dua hari setelah lomba WSSP300 di Sirkuit Autodrom Most, Rep. Ceko, akhir pekan lalu (7-8/8/2021). Pengumuman itu sendiri dilansir Tim Vinales Racing dalam akun Facebook mereka, Selasa (10/8/2021) malam.

“Resmi sudah Vinales Racing Team tidak akan melanjutkan kerja sama dengan Yamaha. Kami, tim baru di WorldSSP300 telah memutuskan secara sepihak untuk membatalkan kesepakatan dengan Yamaha Racing,” demikian pernyataan tim.

“Saat ini, belum ada konfirmasi tentang pabrikan lain yang akan kami gandeng. Kami akan segera memberikan pengumuman secepatnya.”

Baca Juga:

Tim Vinales Racing dibangun oleh Angle Vinales yang tidak lain ayah pembalap top MotoGP, Maverick, serta paman dari rookie World Superbike (WSBK), Isaac Vinales (ORELAC Racing VerdNatura).

Tim ini diperkuat Kevin Sabatucci dan Dean Berta Vinales. Dari delapan race (empat putaran) yang sudah digelar, hasil terbaik Dean Berta Vinales hanyalah fiis P16 pada Race 2 di Most.

Sementara, posisi finis terbaik Sabatucci sejauh ini adalah P6 (10 poin) pada Race 1 di Assen. Twan Smits juga sempat turun di WSSP300 Belanda menggantikan Dean Berta Vinales.

Belum diketahui pasti apakah pemutusan sepihak oleh Vinales Racing ini terkait dengan keputusan Maverick Vinales yang akan meninggalkan tim pabrikan Yamaha di MotoGP mulai akhir 2021 nanti.

Padahal, saat baru diperkenalkan, enam bulan lalu, Angel Vinales begitu antusias dengan dukungan Yamaha. “Suport dari Yamaha sangat penting bagi saya dan tim,” ucap Angel, saat itu.

Dengan pemutusan kesepakatan dengan Yamaha, Vinales Racing praktis harus mencari pabrikan pengganti mengingat masih ada empat balapan (delapan race) lagi. Terdekat akan digelar di Magny-Cours, Prancis, pada 4-5 September.

Pindah ke Kawasaki menjadi pilihan logis. Pasalnya, Ninja 400 sudah mendominasi ajang ini sejak 2018. Tahun ini, dominasi Kawasaki juga masih terlihat di WSSP300.

Hasil terbaik Yamaha musim ini adalah posisi kedua lewat Meikon Kawakami pada Race 2 Misano.

Kawakami juga menjadi pembalap terbaik Yamaha di klasemen sementara tetapi hanya berada di P10. Di depan pembalap asal Brasil tersebut ada delapan penunggang Kawasaki dan satu KTM.

Pencapaian Kawasaki di WSSP300 ini juga jauh di atas Yamaha. Kawasaki sudah merebut empat gelar berbanding satu milik Yamaha, lalu 33 kemenangan berbanding 10, dan 97 podium berbanding 38 raihan Yamaha.

 

 

dibagikan
komentar
Hentikan Paceklik, Scott Redding Tak Mau Ngoyo Lagi
Artikel sebelumnya

Hentikan Paceklik, Scott Redding Tak Mau Ngoyo Lagi

Artikel berikutnya

Danny Webb Umumkan Berpisah dengan WRP Wepol Racing

Danny Webb Umumkan Berpisah dengan WRP Wepol Racing
Muat komentar