Van der Mark Analisis Rea, Rabat, dan BMW

Michael van der Mark akan memperkuat tim pabrikan BMW mulai Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK) 2021. Ia pun bicara tentang Jonathan Rea, Tito Rabat, dan BMW.

Van der Mark Analisis Rea, Rabat, dan BMW

Setelah empat musim memperkuat tim pabrikan Yamaha, Pata Yamaha Official WorldSBK Team, Michael van der Mark pindah ke BMW Motorrad WorldSBK Team, skuad pabrikan BMW, mulai 2021.

Turun sejak 2015, pria asal Belanda itu termasuk salah satu pembalap berpengalaman di grid WorldSBK musim ini. Karena itu Van der Mark tahu betul seperti apa kekuatan para pembalap WorldSBK saat ini. Termasuk soal tim barunya, BMW, yang disebut sering tidak beruntung.

Hal menarik yang menjadi sorotan Van der Mark adalah performa Jonathan Rea dan pembalap debutan WorldSBK, Tito Rabat. Rea mampu merebut gelar juara dunia Superbike enam musim terakhir beruntun sejak 2015 bersama tim pabrikan Kawasaki.

Van der Mark pun mengungkapkan faktor-faktor apa saja yang membuat pembalap asal Irlandia Utara, 33 tahun, itu sangat kuat.

Baca Juga:

“Rea pembalap yang sangat bagus. Ia langsung cocok dengan Kawasaki. Kadang, ha seperti itu bisa terjadi, sebuah sepeda motor hanya cocok dengan satu pembalap,” ujar Van der Mark yang pernah satu tim dengan Rea saat masih di Honda.

“Kawasaki motor yang tepat untuk Rea, itulah mengapa ia sangat kuat. Serupa dengan yang terjadi pada Alvaro Bautista di Ducati. Bila sudah cocok dan pas dengan motor, akan sangat sulit mengalahkan pembalap seperti itu.”

Salah satu yang menarik perhatian di WorldSBK 2021 adalah bergabungnya Tito Rabat ke Barni Racing Team. Juara dunia Moto2 2014 yang lima musim terakhir (2016-2020) turun di MotoGP itu akan menggeber Ducati Panigale V4 R.

“Anda menjadi juara dunia Moto2 bukan karena beruntung. Rabat pembalap sangat berbakat namun kurang beruntung dalam beberapa tahun terakhir (di MotoGP). Rabat bisa mengejutkan di Kejuaraan Dunia Superbike nanti,” tutur Van der Mark.

Tito Rabat, Barni Racing Team, diprediksi bisa mengejutkan di Kejuaraan Dunia Superbike 2021.

Tito Rabat, Barni Racing Team, diprediksi bisa mengejutkan di Kejuaraan Dunia Superbike 2021.

Foto oleh: Tito Rabat

BMW mulai merintis sebagai tim di Superbike pada 2016. Baru pada 2019 mereka menjadi tim pabrikan yang mandiri. Pada musim perdananya sebaai tim pabrikan, hasil terbaik BMW adalah peringkat kedelapan klasemen akhir pembalap lewat Tom Sykes.

Di kategori pabrikan, dari lima yang turun pada WorldSBK 2019, BMW berada di peringkat keempat. Hanya lebih baik daripada Honda di posisi juru kunci.

Musim lalu, performa BMW S1000RR tidak lebih baik. Sykes mengakhiri musim dengan berada di P12. Rekan setimnya, Eugene Laverty, di P15. Dari enam pabrikan yang turun, BMW lagi-lagi hanya finis kedua dari bawah.  

Van der Mark menilai BMW kerap tidak beruntung musim lalu. Pandemi Covid-19 membuat semuanya harus diperingkas. Pabrikan juga akan kesulitan jika tengah mengembangkan motor.

Hasil lomba BMW juga sering tidak sejalan dengan kualifikasi. Musim lalu, Van der Mark mengaku tidak mampu melewati Sykes saat Superpole race di Aragon, Spanyol.

“Artinya, Anda sebetulnya membuat kemajuan meskipun hasil lomba tidak menunjukkan itu. Ini sangat disayangkan. Di trek, saya melihat BMW memiliki sejumlah keunggulan dibanding motor lain,” ucap Van der Mark yang musim lalu finis P5 klasemen akhir WorldSBK.

Banyak faktor yang membuat Michael van der Mark meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan BMW. Di antaranya, sistem kerja di skuad pabrikan BMW sangat bagus dan ini bisa membuat perbedaan.

“Saya memilih BMW karena mereka memiliki motor baru dan program ini sangat menjanjikan di masa depan. Saya melihat bisa semakin berkembang bersama mereka,” tutur Michael van der Mark.

Tes musim dingin WorldSBK akan dilakukan di Jerez, Spanyol, pekan ini. Tim-tim pabrikan BMW dan Yamaha baru akan turun pada Maret. Di Jerez nanti, hanya tim-tim dari Kawasaki, Honda, dan Ducati yang turun.

 

dibagikan
komentar
Gradinger Kembali Beraksi di World Supersport

Artikel sebelumnya

Gradinger Kembali Beraksi di World Supersport

Artikel berikutnya

Davies Soroti Kesenjangan Satelit dan Pabrikan di WSBK

Davies Soroti Kesenjangan Satelit dan Pabrikan di WSBK
Muat komentar