World Superbike ubah regulasi grid start Race 2

Penyelenggara kejuaraan World Superbike telah mengumumkan sejumlah perubahan regulasi untuk musim yang akan datang, termasuk cara baru dalam menentukan posisi grid start Race 2.

Hingga kini, dua balapan dari setiap ronde WorldSBK berdasarkan grid start yang sama, di mana ditentukan oleh hasil kualifikasi dalam Superpole.

Namun, menurut sistem baru, sembilan pembalap teratas masih mengisi tiga baris pertama untuk Race 1. Tapi untuk posisi grid start Race 2 akan dimodifikasi oleh seperangkat aturan baru.

Pembalap yang finis di podium akan dibalik dan dikocok kembali ke baris ketiga. Hasilnya, pemenang pada Race 1 akan start dari posisi kesembilan, di belakang pembalap yang finis ketiga dan kedua.

Dan pembalap yang finis keempat sampai kesembilan akan naik tiga posisi grid start. Dengan kata lain, pembalap yang finis keempat akan start dari pole position, dan diikuti oleh pembalap yang finis kelima (start kedua), keenam (start ketiga), ketujuh (start keempat) dan seterusnya.

Regulasi baru lainnya adalah perubahan jadwal akhir pekan dari ronde WorldSBK.

Dalam sistem yang sekarang ini, Superpole dan Race 1 digelar pada Sabtu dan Race 2 pada Minggu. Kendati demikian, belum diklarifikasi lebih detail bagaimana jadwal ini akan berubah.

Lalu, ada pula regulasi baru tentang larangan mengendarai skuter selama sosialisasi trek dan mencegah pembalap bergerombol di belakang grid sebelum balapan.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan World Superbike
Tipe artikel Breaking news
Tag race 2, regulasi, world superbike