Azcona Bawa Cupra Bikin Sejarah di Pure ETCR

Pembalap Tim Zengo Motorsport X Cupra, Mikel Azcona, membuat sejarah dengan memenangi balapan pertama musim perdana seri Pure ETCR.

Azcona Bawa Cupra Bikin Sejarah di Pure ETCR

Pembalap asal Spanyol, Mikel Azcona, tampil luar biasa dalam lomba pertama Kejuaraan Balap Mobil Turing yang murni bertenaga listrik, Pure ETCR, yang berlangsung di Sirkuit ACI Vallelunga, Italia, akhir pekan lalu (18-20/6/2021).

Balap dengan mobil listrik murni berkekuatan 500 kW ini memang menarik. Untuk babak Battle 1 dengan jarak lomba 8-10 km, pembalap dari pabrikan yang sama dipisahkan lewat undian langsung.

Seorang pembalap pemenang undian berhak memilih di baris mana mereka akan berlomba, yang ditata berdampingan (side-by-side) seperti lintasan atletik.

Para pemenang akan saling berhadapan di Battle 2. Hal yang sama dilakukan para runner-up, demikian pula pembalap yang tersisa. Semua pemenang Battle 2 melaju ke Grand Final sedangkan runner-up ke Final B dan sisa pembalap ke Final C.

Poin akan diberikan di setiap tahapan lomba, kecuali Battle 3. Tiga besar Final A akan mendapatkan poin masing-masing 30, 25, dan 20. Sedangkan P4 sampai P6 di Final A akan merebut 18, 15, dan 12 poin.

Alokasi poin untuk Final B hingga Final C adalah 10, 9, 8, dan seterusnya sampai nol (0).

Baca Juga:

Pada lomba Sabtu (19/6/2021), Azcona menjadi salah satu dari enam pembalap di Pul A yang akan bertarung di dua Battle. Ia lalu melaju berkat dua kemenangan yang direbut.

Namun, kebocoran ban yang membuatnya selip saat Time Trial A, Minggu (20/6/2021) pagi – untuk menentukan grid di SuperFinal A – membuat Azcona start dari posisi paling buncit di babak utama.

Kendati demikian, upaya keras Azcona akhirnya membuahkan hasil setelah Hyundai Motorsport N Velosters geberan Augusto Farfus dan Tom Chilton mengalami kebocoran ban saat berada di P1 dan P2.

“Kami membuat sejarah dengan memenangi balapan pertama musim perdana Pure ETCR,” ucap Azcona yang turun dengan Cupra e-Racer.

“Saya sangat senang karena setelah latihan bebas saya sangat yakin menghadapi Time Trial. Namun, saya mengalami kesialan setelah ban belakang bocor hingga membuat saya start dari belakang di SuperFinal.”

Azcona mengakui sulitnya melawan lima mobil cepat di depannya. Tetapi, ia mendapatkan informasi sangat penting soal penggunaan Power-Up.

“Saya sangat senang Cupra mampu cepat sepanjang akhir pekan. Tim juga mampu melakukan pekerjaan bagus. Saya sedih rekan setim mendapatkan penalti. Tetapi bagi saya, ini jelas hasil yang bagus untuk mengawali musim di seri yang baru ini,” kata Azcona.

 

Photo by: ETCR

Dengan kemenangan Azcona di SuperFinal A atas rekan setimnya, Jordi Gene, berarti hanya Cupra e-Racer ketiga geberan Mattias Ekstrom, yang merebut pole untuk SuperFinal B, yang mampu mengalahkan Azcona dari seluruh sesi lomba.

Sayangnya, Ekstrom didiskualifikasi dari Time Trial setelah kru Tim Zengo memperbaiki mobil di pit lane saat sesi berlangsung. Hal tersebut melanggar regulasi parc-ferme.

Dengan diskualifikasi tersebut, Ekstrom menjadi tertinggal kurang satu detik dari Jean-Karl Vernay (Hyundai Motorsport N) yang akhirnya finis di P2 overall di bawah Azcona.

Hasil balapan pertama menempatkan Mikel Azcona di P1 klasemen dengan 77 poin diikuti Jean-Karl Vernay (72) dan Mattias Ekstrom (69).    

Gene (58) berada di posisi keempat klasemen diikuti dua pembalap Romeo Ferraris - M1RA, Luca Filippi (56) dan Rodrigo Baptista (43), di P5 dan P6.

Pembalap asal Inggris, Oliver Webb (Romeo Ferraris - M1RA), Daniel Nagy (Zengo Motorsport X Cupra), dan Stefano Coletti (Romeo Ferraris - M1RA) masing-masing menempati P8 (36), P9 (31), dan P10 (22) klasemen.

Musim perdana seri Pure ETCR ini rencananya akan berlangsung dalam lima balapan. Ketiga tim dan pabrikan akan kembali bersaing tiga pekan ke depan di MotorLand Aragon, Spanyol, 9-11 Juli mendatang, berbarengan dengan doubel header seri FIA World Touring Car Cup.

.

dibagikan
komentar
Cupra Bikin Pembalap Veteran Akhiri Hiatus

Artikel sebelumnya

Cupra Bikin Pembalap Veteran Akhiri Hiatus

Muat komentar