Arab Saudi Tutup Perbatasan Dua Pekan Sebelum Dakar 2021

Promotor Reli Dakar, Amaury Sport Organization (ASO), terus mengontak pemerintah Arab Saudi, selaku tuan rumah, terkait dengan situasi pandemi Covid-19 yang kembali memburuk.

Arab Saudi Tutup Perbatasan Dua Pekan Sebelum Dakar 2021

Negara tersebut memutuskan menutup perbatasan, Senin (21/12/2020). Mereka membatalkan semua penerbangan internasional selama sepekan, yang mungkin bisa diperpanjang hingga 14 hari atau lebih.

Keputusan tersebut menimbulkan kekhawatiran di antara peserta balapan. Pasalnya, reli prestisius edisi ke-43 tersebut akan digelar selama 3-15 Januari 2021.

Kementerian Dalam Negeri, dengan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan, menjelaskan seiring timbulnya gelombang baru Covid-19 di beberapa negara, seperti Inggris, mereka memutuskan untuk membatalkan penerbangan kecuali dalam kasus khusus.

Selain lewat udara, Arab Saudi juga memblokade perbatasan di darat dan laut selama sepekan. Kendati demikian, orang asing yang bermukim di sana diizinkan keluar.

Siapa pun yang baru datang dari negara-negara Eropa atau tempat di mana ada gelombang baru virus corona, setelah 8 Desember, harus melakukan karantina selama dua pekan setelah masuk ke Arab Saudi. Mereka wajib menjalankan tes Covid-19 setiap lima hari.

Baca Juga:

Kabar tersebut sempat membuat ASO dan para peserta ketar-ketir. Setelah melakukan evaluasi bersama tentang dampak pandemi virus corona, untuk sementara, otoritas Arab Saudi memberi lampu hijau.

Kemarin malam, seluruh kompetitor menerima surat elektronik tentang penerbangan carteran akan disediakan untuk semua yang sudah memesan tiket ke Jeddah lewat jalur reguler. Mereka diminta menghubungi agen perjalanan ASO, sebelum 23 Desember pukul 14.00 waktu setempat.

Sebagian besar tim peserta telah mengirimkan logistik dan kendaraan lewat pelabuhan Marseille dan tiba di Jeddah pekan lalu. Sementara, tim dijadwalkan mengambilnya dari pelabuhan akhir Desember sebelum dibawa ke lokasi balapan.

Menariknya, beberapa tim, di antaranya Toyota, memilih untuk memobilisasi kendaraan sendiri. Mereka  sudah punya sebuah unit, MINI X-Raid, di sana usai tampil dalam Hail Lows pekan lalu.

Bahrain Raid Xtreme, skuad anyar Prodrive, menghadapi masalah besar. Penerbangan mereka dibatalkan dan mengatur ulang pengiriman logistik dalam beberapa hari ke depan, menurut informasi yang didapat Motorsport.com.

Bagaimanapun ASO telah bekerja sama dengan tim-tim, para asisten dan pembalap untuk menyewa pesawat agar seluruh partisipan tiba dalam kondisi terbaik.

Sebagian besar peserta dari Spanyol akan dibagi dalam dua pesawat carteran yang disewa ASO, dari Barcelona ke Jeddah pada 27 dan 28 Desember mendatang.

Menurut Arabnews, sebanyak 6.131 orang meninggal dunia karena Covid-19 dan 361.178 terpapar.

dibagikan
komentar
Modal Bagus Adrien Van Beveren untuk Reli Dakar 2021

Artikel sebelumnya

Modal Bagus Adrien Van Beveren untuk Reli Dakar 2021

Artikel berikutnya

Tes Pertama Dakar, Kris Meeke Merasa seperti Anak Kecil

Tes Pertama Dakar, Kris Meeke Merasa seperti Anak Kecil
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Dakar
Tag reli dakar , dakar 2021 , arab saudi
Penulis Sergio Lillo