Daniel Ricciardo Jadi Duta Save the Children Australia

Daniel Ricciardo berharap dapat menggunakan pengalaman dan popularitasnya yang luar biasa sebagai pembalap Formula 1, dalam menjalankan perannya sebagai duta besar Save the Children di Australia.

Daniel Ricciardo Jadi Duta Save the Children Australia

Melalui kemitraan ini, Daniel akan membantu menyoroti masalah yang dihadapi anak-anak di Australia dan di seluruh dunia dengan fokus khusus pada pendidikan.

Ricciardo mengungkapkan, awal mula keterlibatannya setelah melihat kehidupan istimewa keponakannya untuk berkolaborasi dengan Save the Children. Dia ingin membantu anak-anak yang kurang beruntung.

“Sebagai seseorang yang berjuang untuk tetap terlibat di sekolah, saya sangat senang dapat menceritakan kisah pribadi saya untuk mendorong, menginspirasi, dan mendukung kaum muda dalam membangun keterampilan sosial dan emosional guna mencapai dan berhasil di sekolah,” tuturnya mengutip laman resmi Save the Children.

“Sebenarnya keponakan saya yang membuat saya sadar bahwa saya ingin bekerja sama dengan Save the Children. Melihat mereka tumbuh dewasa, lalu memikirkan masa kecil saya sendiri, saya menyadari betapa beruntungnya kami dengan keluarga, sekolah, dan peluang di luar.

“Itu membuat saya sadar bahwa tidak setiap anak memiliki ini. Jadi, saya ingin berkontribusi dengan cara yang berarti bagi anak-anak yang mungkin membutuhkan dukungan ekstra.”

Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M

Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Lebih lanjut, Ricciardo mengaku sangat bersemangat mendukung kaum muda yang tidak mendapat kesempatan belajar di sekolah untuk menunjukkan bakat dan membangun kepercayaan diri demi mengeluarkan potensi yang dimiliki.

Ricciardo sendiri telah memulai perannya sebagai duta Save the Children dengan fokus pada Hands on Learning, program Australia berbasis bukti yang menghubungkan siswa sekolah dengan proyek langsung untuk membangun keterampilan hidup, sosial, dan kerja di luar kelas.

Hands on Learning dimulai sebagai eksperimen di SMA Frankston pada 1999 silam, dan sekarang diikuti oleh 110 sekolah di Victoria, NSW, Queensland dan Tasmania.

Program ini bertujuan untuk mendorong siswa untuk belajar tanggung jawab pribadi dan sosial. Mereka membangun proyek mereka sendiri di luar kelas dan mendapatkan kepercayaan diri, sebagai bagian dari kelompok kecil dengan guru pengrajin di berbagai bidang seperti peternakan atau pertukangan.

Baca Juga:

Mengutip The Sydney Morning Herald, penelitian yang dilakukan untuk Save the Children menunjukkan keberhasilan, bahwa 95 persen peserta menyelesaikan sekolah, magang, atau mendapatkan pekerjaan.

“Senang sekali bisa terlibat langsung dengan program Hands on Learning,” ucap pembalap berjuluk The Honey Badger itu.

“Mampu menyaksikan orang-orang muda menetapkan tujuan, bekerja menuju tugas itu dan berhasil, itu benar-benar memberdayakan mereka dan saya.

“Hanya dengan mendengar anak-anak ini berbicara dengan semangat dan semangat yang tulus tentang peluang ini, itu luar biasa dan sesuatu yang saya pikir akan membuat mereka sukses di masa depan.”

dibagikan
komentar
Max Verstappen Tak Senang Sergio Perez Disebut Pembalap Kedua
Artikel sebelumnya

Max Verstappen Tak Senang Sergio Perez Disebut Pembalap Kedua

Artikel berikutnya

Horner: Penulis Hollywood Sulit Menuangkan Drama F1 2021 ke Skenario

Horner: Penulis Hollywood Sulit Menuangkan Drama F1 2021 ke Skenario
Muat komentar