Ricciardo Kecewa Berat dengan Pembatalan F1 GP Australia

Pembalap McLaren, Daniel Ricciardo, tak dapat menutupi kesedihannya usai Formula 1 Grand Prix Australia 2021 resmi dibatalkan.

Ricciardo Kecewa Berat dengan Pembatalan F1 GP Australia

Selasa (6/7/2021) pagi waktu setempat, sejumlah media lokal di Negeri Kangguru ramai memberitakan bahwa Albert Park batal menjadi tuan rumah pada musim ini.

Disebutkan pula, balapan MotoGP di Phillip Island ikut terkena imbas dari pembatasan perjalanan internasional, yang dipicu oleh merebaknya Covid-19 varian Delta.

Kurang dari tiga jam, Australia Grand Prix Corporation (AGPC) merilis pernyataan resmi terkait pembatalan F1 dan MotoGP Australia.

Baca Juga:

Menanggapi kabar tersebut, Ricciardo sangat bersedih tak bisa berlomba di kandangnya, termasuk kembal ke negaranya.

“Hai, semuanya… Saya biasanya tersenyum tapi itu sulit. Saya benar-benar kecewa kami tidak akan pulang ke Australia tahun ini,” tuturnya melalui video yang diunggah F1 GP Australia di media sosial Twitter.

“Ya, saya tidak akan pulang. Bagi yang lain, ini bukan rumah mereka, tetapi saya tahu semua orang menikmati Grand Prix Australia dan datang ke Melbourne.

“Ya, itu menyakitkan. Kami belum pernah ke sana selama dua tahun (F1 GP Australia musim 2020 juga dibatalkan).

“Jadi, kita harus melihat ke depan dan berharap 2022 berhasil agar kami bisa pulang. Saya kira, hal utama (yang harus dilakukan) adalah semua orang jangan bersedih.

“Semoga semuanya tetap sehat, ya. Ini mengecewakan hati, tapi semoga kami bisa segera bertemu dengan kalian semua.”

Dibatalkannya seri Australia memaksa Formula 1 kini bekerja keras mencari sirkuit pengganti, terutama demi mewujudkan 23 balapan sepanjang tahun ini.

 
dibagikan
komentar
Seidl Minta Sistem Poin Penalti Ditinjau Ulang

Artikel sebelumnya

Seidl Minta Sistem Poin Penalti Ditinjau Ulang

Artikel berikutnya

Binotto Ungkap Prioritas Ferrari Tahun Ini

Binotto Ungkap Prioritas Ferrari Tahun Ini
Muat komentar