Alex Marquez Tak Termotivasi Geber Motor Honda

Alex Marquez mengatakan keputusannya untuk meninggalkan LCR di akhir MotoGP 2022, karena sudah tak memiliki motivasi untuk mengendarai motor Honda RC213V.

Alex Marquez Tak Termotivasi Geber Motor Honda

Tahun depan, Marquez akan tandem dengan Fabio Di Giannantonio di Gresini Racing dengan menggunakan motor Ducati Desmosedici GP22.

Setelah memiliki debut yang cukup baik bersama Repsol Honda di MotoGP, ia diturunkan ke tim satelit, LCR, karena Pol Espargaro menjadi tandem sang kakak, Marc Marquez, pada 2021.

Meski mendapatkan motor tim pabrikan, ia tak mampu menunjukkan penampilan seperti saat memperkuat Repsol Honda ketika berhasil menyabet dua runner-up secara beruntun.

Berbicara secara eksklusif kepada Motorsport.com, Marquez mengatakan dirinya dan LCR merasa membutuhkan perubahan. Itu sebabnya ia memutuskan untuk meninggalkan tim dan memperkuat Gresini Racing tahun depan.

“Saya berbicara dengan Lucio di Sachsenring untuk masa depan langsung kepada manajer tim, yang merupakan hal terbaik dan untuk melihat apa yang diinginkan orang-orang,” kata Marquez.

“Ini yang utama. Saya sudah terbuka dengannya dan saya berkata ‘Lucio, saya pikir saya perlu perubahan. Saya pikir Anda sebagai tim juga membutuhkan perubahan dan saya tidak punya motivasi untuk bertahan di sini. Saya sangat senang dengan tim, tetapi saya pikir saya perlu mengganti motor’.

"Pada saat itu saya tidak memiliki apa pun di atas meja, jadi saya berkata kepadanya, ‘Mungkin saya akan berada di rumah tahun depan’. Tapi saya tidak akan terus mengikuti tim yang tidak mengangkat motivasi saya, terutama di atas motor.

“Jadi, sejak saat itu mereka mulai berbicara dengan Alex Rins, saya mulai berbicara dengan tim lain. Beruntung, saya memiliki kesempatan dengan Gresini dan Ducati.

“Jujur tidak membalap pada 2023 adalah sebuah pilihan karena langkah untuk pergi ke Superbike atau kejuaraan lain tidak ada pada saat itu.

“Saya berkata, ‘Baiklah, jika saya tidak memiliki ruang di sini saya akan berhenti selama satu tahun dan kemudian saya akan melihat apa tujuannya dalam hidup’.

“Untungnya, saya memiliki opsi ini dengan Gresini, tetapi untuk melakukan hal-hal lain dalam hidup, saya sudah memiliki gambarannya.”

Baca Juga:

Alex Marquez juga menyadari Honda telah mencari penggantinya dan itu memperkuat keyakinannya untuk meninggalkan tim.

“Saya pikir untuk kedua belah pihak itu perasaan yang sama, untuk membuat perubahan bagi mereka karena dari Honda juga mereka merasa untuk mengubah pembalap karena suatu alasan,” ujarnya.

“Saya tidak akan membahas itu karena saya punya pendapat lain. Tapi, itu juga keputusan Honda bahwa mereka ingin mengubah pembalap, mengganti Pol (Espargaro), menyingkirkan saya, kita akan melihat apa yang terjadi dengan Taka (Nakagami).

“Bagi saya, sangat jelas untuk mengikuti posisi ini bukanlah pilihan bagi saya.”

Dalam beberapa pekan terakhir, Honda mengatakan harus mengubah pola pikirnya untuk keluar dari titik nadir yang dialaminya saat ini. Itulah sebabnya Honda memperbarui line-up untuk 2023 dengan membawa Alex Rins, dan besar kemungkinan Joan Mir.

Tapi, Alex Marquez meyakini perubahan susunan pembalap tak akan langsung memperbaiki masalah Honda, ketika MotoGP membatasi pengujian.

“Tidak masalah jika mereka datang dari Suzuki, Yamaha, Ducati. Dalam satu tes di akhir musim, Anda tidak akan menggunakan motor untuk musim depan,” kata Marquez.

“Tetapi, mereka memiliki komentar yang sangat bagus untuk tahun depan tentang apa yang perlu mereka lakukan, apa yang perlu mereka tingkatkan karena keempat pembalap memiliki komentar dan masalah yang sama.

“Saya pikir mereka perlu mengubah pola pikir sedikit untuk mencoba sesuatu. Memang benar bahwa dalam satu titik musim, mereka kehilangan sedikit ide dan sedikit tersesat.

“Namun, saya pikir sekarang mereka mencoba untuk pergi ke jalan yang benar dan kita akan melihat apa yang kami miliki dari sekarang hingga akhir musim.”

Alex Marquez, Team LCR Honda

Alex Marquez, Team LCR Honda

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Fabio Quartararo Khawatir MotoGP Jadi Membosankan
Artikel sebelumnya

Fabio Quartararo Khawatir MotoGP Jadi Membosankan

Artikel berikutnya

LCR Beri Takaaki Nakagami Tiga Kesempatan

LCR Beri Takaaki Nakagami Tiga Kesempatan