Maverick Vinales Ingin Finis Lebih Baik dari Urutan 10

Maverick Vinales membidik posisi lebih tinggi daripada peringkat ke-10 dalam MotoGP San Marino, terlepas dari kesulitannya menjinakkan Aprilia RS-GP dalam kualifikasi.

Maverick Vinales Ingin Finis Lebih Baik dari Urutan 10

Pembalap anyar Aprilia Racing Team Gresini tersebut sebenarnya tampak menjanjikan sepanjang latihan bebas di Sirkuit Misano, Jumat (17/9/2021). Ia bahkan membuat acuan waktu.

Melenggang ke Q2, sungguh disayangkan bahwa Vinales tak mampu bersaing untuk posisi lebih tinggi. Ia akan memulai lomba dari grid ke-10 usai tertinggal 1,056 detik dari pole sitter Francesco Bagnaia.

Kecewa sudah pasti. Mantan pembalap Yamaha Factory Racing tersebut masih perlu memahami motor dan mengatasi perubahan grip.

“Kecewa? Ya. Saya harap bisa lebih cepat, terutama untuk sampai dalam waktu 1 menit 31 detik, tapi bagaimana pun saya tidak bisa,” ia mengungkapkan kepada Motorsport.com.

“Memang benar saya masih harus mempelajari motor agar bisa lebih kencang dalam satu lap karena saya banyak kekurangan khususnya pada gas.

Baca Juga:

“Tapi, itu adalah sesuatu yang perlu kami perbaiki karena feeling terhadap motor berubah sedikit dari FP3 ke FP4, jadi kami perlu memeriksa. Saya perlu mempelajari motor terutama ketika grip tidak fantastis, saya perlu mengerti bagaimana melaju kencang.”

Situasi tersebut memaksa Vinales sering berimprovisasi saat balapan. Meski begitu, ia yakin bisa menguasai motor meski prosesnya sedikit lambat.

“Pada satu lap, Anda harus berkendara dengan cara sangat berbeda dan ini rumit bagi saya. Tapi, kami akan tetap bekerja. Akhir pekan ini, kami akan lebih dekat daripada pekan sebelumnya. Jadi ini merupakan poin positif,” katanya.

“Kami puas, kami banyak belajar, kami mencoba berbagai motor, yang mana memberi feedback berbeda. Saya kira selangkah demi selangkah kami akan makin dekat.”

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team Gresini

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team Gresini

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Setelah balapan usai, pembalap belum bisa pergi karena ada dua hari tes di Misano. Ayah satu anak tersebut mengungkapkan pentingnya pekan ini sebagai dasar untuk menentukan arah saat uji coba, Selasa dan Rabu mendatang.

“Setiap sesi adalah tes. Jadi kami mencoba, tim mulai memahami saya, saya juga mengerti motor sedikit. Yang saya butuhkan adalah kencang,” katanya.

“Bagian yang rumit dari pekerjaan ini adalah mengerti seberapa kencang, jadi saat ini, saya kira saya mencari waktu lap di tempat yang salah. Semua menjadi lebih sulit dalam time attack.

“Setiap orang akan melaju sangat kencang, Anda coba, sekarang saya melakukan banyak kesalahan dalam satu lap. Jadi, saya tidak terlalu khawatir. Kami harus terus belajar, terus bekerja.

“Ini poin kami dan ini bagus karena semakin kesulitan sekarang, saya akan lebih baik kemudian.”

dibagikan
komentar
Jack Miller Siap Lakoni Peran sebagai Blocker untuk Francesco Bagnaia

Artikel sebelumnya

Jack Miller Siap Lakoni Peran sebagai Blocker untuk Francesco Bagnaia

Artikel berikutnya

Fabio Quartararo Bingung Yamaha Kesulitan di Kualifikasi

Fabio Quartararo Bingung Yamaha Kesulitan di Kualifikasi
Muat komentar