Seorang Teknisi Yamaha Terpapar Covid-19

Seorang teknisi Yamaha dinyatakan positif terjangkit Covid-19 seusai melakukan tes swab PCR kedua di Qatar. Ia dirawat di salah satu rumah sakit di Qatar selama 15 hari.

Seorang Teknisi Yamaha Terpapar Covid-19

Protokol anti-Covid-19 yang diterapkan otoritas Qatar yang menerapkan sistem bubble saat tes pramusim MotoGP 2021 lalu terbilang sukses.

Kendati begitu, Motorsport.com mendapatkan informasi bila salah satu teknisi Yamaha dirawat di sebuah rumah sakit khusus Covid-19 di Doha, Qatar, selama dua minggu lebih setelah positif terjangkit.

Beberapa hari sebelum tes pramusim pertama digelar di Sirkuit Interasional Losail pada 5 Maret lalu, tim-tim MotoGP tiba di Qatar. Aturan khusus pun diterapkan oleh Dorna Sports selaku promotor MotoGP dan otoritas Qatar terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Seluruh kru dan pembalap tim-tim MotoGP harus membawa surat negatif dari tes PCR saat tiba di Bandara Hamad. Setelah lolos, mereka harus menjalani tes PCR lagi di hotel tempat isolasi. Mereka baru dipekenankan ke paddock jika hasil tes kedua negatif.

Baca Juga:

Yamaha mengonfirmasi bila salah satu teknisinya ternyata positif Covid-19 pada tes kedua tersebut. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit khusus Covid-19 di Doha dan akan dirawat selama 15 hari.

Menurut sumber yang sama, kondisi sang teknisi berangsur membaik setiap hari. Jika kondisinya terus seperti itu, ia bisa bebas untuk membantu Yamaha pada lomba pertama MotoGP 2021, GP Qatar, akan dilangsungkan pada akhir pekan depan (26-28/3/2021).

Setelah tes pramusim MotoGP digelar ada 5 sampai 12 Maret lalu, sebagian besar staf dan kru tim-tim MotoGP meninggalkan Qatar. Hanya Tim Suzuki Ecstar yang semua krunya masih berada di Qatar, termasuk kedua pembalap, juara dunia Joan Mir dan Alex Rins.

Semua kru dan staf Yamaha juga tetap tinggal di Doha. Namun, keempat pembalap mereka, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo (tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP) serta Valentino Rossi dan Maverick Vinales (Petronas Yamaha SRT) memilih pulang.

Di hotel yang ditempati tim-tim MotoGP, seluruh anggota skuad tidak boleh bercampur dengan tamu hotel lainnya. Mereka dipisahkan dalam zona-zona dengan akses khusus, di antaranya ruang kebugaran (gym).

Kondisi ini memang membuat tidak nyaman bagi para kru tim. Namun, otoritas Qatar mampu menenangkan situasi karena mereka memang harus mengikuti aturan. Mereka pun melaporkan keluhan tim-tim ke Asosiasi Tim-tim Balap (IRTA).     

 

dibagikan
komentar
Rossi Kembali Berlatih di Mugello

Artikel sebelumnya

Rossi Kembali Berlatih di Mugello

Artikel berikutnya

Bagnaia Tak Merasa Jadi Pembalap Nomor Dua di Ducati

Bagnaia Tak Merasa Jadi Pembalap Nomor Dua di Ducati
Muat komentar