Lotterer: Sedih rasanya privateer LMP1 kalah dari Toyota

dibagikan
komentar
Lotterer: Sedih rasanya privateer LMP1 kalah dari Toyota
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
Co-author: Mark Bremer
30 Mei 2018 02.37

Andre Lotterer merasa sedih tim-tim privateer LMP1 tidak mampu menyaingi Toyota pada FIA World Endurance Championship musim ini.

#17 KÜS Team75 Bernhard Porsche GT3 R: Andre Lotterer
Andre Lotterer, jelang balapan Nurburgring 24 Jam

Foto oleh: Alexander Trienitz

Lotterer beserta kedua kompatriotnya di mobil #1 R-13 Gibson, Neel Jani dan Bruno Senna, berhasil meraih finis terbaik dari sesama pengguna mobil nonhibrida pada ronde pembuka WEC Spa.

Sayangnya, mereka lalu didiskualifikasi saat mobil tersebut diketahui menggunakan skid block di bawah batas toleransi. Akhirnya, tempat ketiga pun jatuh ke mobil satunya, #3 Rebellion.

Dominasi Toyota tidak lepas dari perubahan aturan penyamarataan teknologi LMP1 yang dirancang untuk memperlambat para tim privateer di Spa. Pascabalapan, tim Rebellion memperingatkan bahwa revisi aturan tersebut diperlukan supaya balapan kelas teratas WEC tetap menarik.

Berbicara kepada Motorsport.com saat ajang Nurburgring 24 Jam, (10-13/5), Lotterer menyadari sebelum bertanding di Spa, kedua Toyota TS050 Hybrid akan beraksi seperti alien.

“Jujur, saya tidak punya harapan apapun,” ungkap Lotterer. “Saya pernah membalap di Audi dan Porsche. Saya paham potensi mobil-mobil ini.

“Kami tidak akan mampu menyentuh mereka bahkan dengan tenaga maksimal [serta] tenaga penggerak empat roda. [Mereka] serasa berada di planet lain.”

Ketika ditanya pandangannya mengenai Le Mans 24 Jam, ia menambahkan: “Kita lihat saja bagaimana aturan penyamarataan teknologi diubah. Intinya, kami tidak boleh lebih kencang dari mereka, jadi satu-satunya strategi adalah tetap konsisten dan mampu diandalkan.

“Jika mereka apes, ada kemungkinan [mengalahkan Toyota], namun tergantung seberapa besar masalahnya. Saat semuanya berjalan mulus, mereka tidak mungkin dikalahkan.”

Lotterer menyinggung mengenai janji penyelenggara WEC untuk memberikan waktu lap lebih cepat hingga setengah detik kepada Toyota di Circuit de la Sarthe.

Mobil LMP1 nonhibrida yang tampil lebih kencang dari Toyota akan dikenakan penalti, sebagai bentuk pelanggaran terhadap aturan penyamarataan teknologi.

“Mereka yang merancang aturan, kami yang harus mematuhinya. Bahkan bila kami berpotensi lebih kencang, kami tidak boleh melakukannya atas dasar aturan,” imbuh Lotterer.

“Sulit memahami dan mengikuti aturan ini [untuk para penggemar], dan saya rasa mereka tidak perlu tahu, karena cukup menyedihkan ada aturan di mana kami tidak boleh tampil lebih kencang dari yang lainnya.”

Slider
List

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna
1/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna
2/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna
3/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna
4/10

Race winners #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

Race winners #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
5/10

Foto oleh: Toyota Racing

Juara ronde pembuka SPA: #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

Juara ronde pembuka SPA: #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
6/10

Foto oleh: Toyota Racing

Podium: race winner #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Kazuki Nakajima, third place #1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer

Podium: race winner #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Kazuki Nakajima, third place #1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer
7/10

Foto oleh: Toyota Racing

Third place Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna, Rebellion Racing

Third place Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna, Rebellion Racing
8/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

LMP1 podium: #7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Jose Maria Lopez, Kamui Kobayashi, #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso, #1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno S

LMP1 podium: #7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Jose Maria Lopez, Kamui Kobayashi, #8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso, #1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno S
9/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

Podium ketiga: #1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer

Podium ketiga: #1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer
10/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

Next article
Todt inginkan minimal tiga pabrikan LMP1 musim 2020/21

Artikel sebelumnya

Todt inginkan minimal tiga pabrikan LMP1 musim 2020/21

Next article

Porsche siap pecahkan rekor lap Nordschleife

Porsche siap pecahkan rekor lap Nordschleife
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Pembalap Andre Lotterer
Tim Rebellion Racing , Toyota Racing
Penulis Jamie Klein
Tipe artikel Breaking news