Comeback dengan Toyota, Esappeka Lappi Realistis Tatap Reli Finlandia

Esapekka Lappi tampak bersemangat dan senang saat mendapatkan kesempatan menguji mobil Toyota Yaris WRC, akhir pekan lalu. Ia dijadwalkan tampil di kelas utama dalam Reli Finlandia, 1-3 Oktober nanti.

Comeback dengan Toyota, Esappeka Lappi Realistis Tatap Reli Finlandia

Pereli Esapekka Lappi akan comeback ke Kejuaraan Reli Dunia (WRC) di Finlandia, minggu ini, dengan mengendarai Yaris WRC kelima Tim Toyota Gazoo Racing. Ia menjadi salah satu yang dipertimbangkan untuk direkrut pabrikan Jepang.

Toyota memang tengah mencari sosok pengganti untuk Sebastien Ogier, yang akan pensiun sebagai pereli full-time akhir musim ini. Nama Lappi kini salah satu yang ada dalam daftar mereka.

Reli Finlandia di Jyvaskyla akhir pekan ini menjadi kesempatannya untuk mendemonstrasikan kapasitasnya kepada tim yang pernah diperkuatnya musim 2017 dan 2018 tersebut demi bisa kembali ke WRC.

Hujan turun saat Lappi mengemudikan Yaris WRC di jalur berkerikil yang kencang. Pereli asal Pieksamaki, Finlandia itu tampil solid. Mobil melaju cepat lompat ke udara dengan bagus ketika melibas gundukan.

"(Tersenyum) Bagaimanapun ini (Reli Finlandia) adalah perlombaan yang menantang setelah hiatus yang begitu lama. Menyenangkan bisa terlibat lagi (di WRC)," kata Lappi dilansir Rallit.

Baca Juga:

Pereli 30 tahun itu kehilangan kursinya di WRC setelah musim lalu karena M-Sport Ford memutuskan tak memperpanjang kontraknya. Pada 2021, Esapekka Lappi turun di kelas WRC2 bersama Tim Movisport.

Ia tampil pada dua putaran, Reli Arctic Finlandia dan juga Reli Portugal. Dalam dua kesempatan tersebut, Lappi selalu sukses keluar sebagai pemenang dengan mengemudikan Volkswagen Polo GTI R5.

Karenanya Lappi disebut-sebut sebagai kuda hitam untuk Reli Finlandia akhir pekan ini, tetapi pembalap Finlandia tersebut tidak mau muluk-muluk. Harapannya adalah untuk bisa tampil maksimal dan finis.

"Saya mencoba untuk realistis. Orang-orang berharap kami bisa mengejar kemenangan tetapi saya tidak benar-benar melihat itu mungkin (diwujudkan)," Lappi menuturkan.

"Kami memiliki jeda 10 bulan dari reli (kelas utama WRC) ini. Setelah selama itu, Anda tak dapat kembali turun dan langsung meraih kemenangan. Hal tersebut tidak mungkin."

 

Tes yang diikuti Lappi juga dihadiri Prinsipal Toyota, Jari-Matti Latvala. Ia bahkan sempat duduk sebagai navigator untuk kompatriotnya di satu sesi. Juara dunia empat kali WRC Juha Kankkunen turut hadir.  

Kankkunen, pemenang 23 reli selama berkarier di WRC, terlibat perbincangan yang cukup lama dengan Lappi serta Latvala. Tak seperti biasanya, tahun ini, Reli Finlandia diselenggarakan pada musim gugur.

Jadi, kondisinya mungkin sangat berbeda dari gelaran di negara Eropa Utara itu, yang rutin berlangsung pada musim panas, antara bulan Juli atau Agustus. Namun karena pandemic Covid-19, jadwal digeser.

Esapekka Lappi merasakan jalur yang basah dan berlumpur pada hari Sabtu (25/9/2021), yang mungkin akan berguna baginya saat perlombaan berlangsung pada akhir pekan depan, tanggal 1-3 Oktober.

"Ini persis seperti kondisi cuaca yang kami perkirakan. Jadi kami sudah siap menghadapinya,” kata pereli yang kemenangan satu-satunya di kelas WRC diraihnya di Reli Finlandia 2017 bersama Toyota itu.

Pereli Esapekka Lappi dan navigatornya Janne Ferm, Toyota Gazoo Racing, saat memenangi Reli Finlandia 2017

Pereli Esapekka Lappi dan navigatornya Janne Ferm, Toyota Gazoo Racing, saat memenangi Reli Finlandia 2017

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

dibagikan
komentar
Craig Breen Incar Kemenangan Perdana di Reli Finlandia

Artikel sebelumnya

Craig Breen Incar Kemenangan Perdana di Reli Finlandia

Artikel berikutnya

Harga Lelang Supercars Chaz Mostert Capai Rp8,7 Miliar

Harga Lelang Supercars Chaz Mostert Capai Rp8,7 Miliar
Muat komentar