WRC
22 Feb
Event berikutnya
7 hari
Selengkapnya:

Gantikan Cile, Reli Acropolis Kontrak Jangka Panjang dengan WRC

Reli Acropolis akan menggantikan Reli Cile, yang dibatalkan karena Covid-19, dalam kalender Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2021.

Gantikan Cile, Reli Acropolis Kontrak Jangka Panjang dengan WRC

Penyelenggara WRC telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Reli Acropolis untuk kembali masuk kalender pada tahun ini. Sebelumnya, Reli Acropolis di Yunani kali terakhir digelar pada 2013 lalu.

Reli Acropolis langsung masuk kalender WRC tahun ini untuk menggantikan Reli Cile, lomba ke-10 (dari total 12 di seri WRC 2021) pada 9-12 September mendatang. Lomba di Cile dibataskan karena negara di Amerika Selatan itu melakukan pembatasan masuk akibat pandemi Covid-19.

Reli Acropolis merupakan salah satu lomba klasik dalam kalender WRC yang sudah masuk sejak musim pertama pada 1973. Tahun ini menjadi kali ke-39 Reli Acropolis menggelar seri WRC setelah 1973, 1975-1994, 1996-2009, dan 2011-2013.

Juara dunia WRC 1995 Collin McRae menjadi pemenang terbanyak Reli Acropolis, lima. Adapun pemenang terakhir (2013) adalah Jari-Matti Latvala (foto utama) yang kini menjadi Prinsipal Toyota Gazoo Racing WRT.

Sejumlah aspek untuk lomba yang akan berlangsung di medan tanah berkerikil (gravel) tersebut masih harus diselesaikan. Termasuk kota pusat reli berikut rute lomba. FIA dan promotor WRC dijadwalkan bakal segera melakukan inspeksi untuk lintasan.

“Reli Acropolis menjadi salah satu warisan dalam sejarah WRC. Kami mengapresiasi Pemerintah Yunani yang memiliki komitmen untuk mengembalikan ajang bersejarah ini ke WRC,” ujar Jona Siebel, Managing Director Promotor WRC.

“Warisan Reli Acropolis akan diingat oleh semua. Namun, Reli Acropolis era modern saat ini takkan mengurangi tantangannya. Kami yakin jalan pegunungan yang keras akan menghadirkan persaingan di medan gravel yang sangat ketat.”

Baca Juga:

Siebel juga menyayangkan dibatalkannya Reli Cile tahun ini karena faktor nonteknis. Dengan masuk kalender WRC sejak 2019, Reli Cile sebenarnya menjadi bukti keberhasilan perluasan WRC ke seluruh dunia.

“Kami sangat kehilangan dengan dibatalkannya Reli Cile. Namun, Cile akan tetap menjadi bagian dari keluarga WRC,” ucap Siebel.

Presiden FIA Jean Todt juga menegaskan Reli Cile akan tetap mendapatkan tempat di masa depan WRC. Todt juga menyebut dibatalkannya Reli Cile tahun ini bukanlah karena kesalahan Federasi Motorsport Cile.

Di sisi lain, Todt juga menyambut gembira kembalinya Reli Acropolis ke dalam kalender WRC. Pria asal Prancis itu mengaku memiliki kenangan manis di lomba WRC legendaris yang menyuguhkan salah satu medan gravel sangat berat tersebut.

“Saya memiliki sejumlah memori spesial sebagai navigator dalam lima kesempatan antara 1970 sampai 1981 dan menang sebagai Prinsipal Tim Peugeot pada 1985 dan 1986. Senang melihat Reli Acropolis kembali ke level tertinggi reli di dunia,” kata Todt.

Lefteris Avgenakis selaku Wakil Menteri Olahraga Yunani disebut-sebut sebagai salah satu orang yang berjasa mengembalikan Reli Acropolis ke WRC setelah delapan tahun absen.

“Kami senang mampu memenuhi janji kepada masyarakat Yunani dan seluruh penggemar reli di dunia. Yunani akan siap menyambut penggemar dari seantero dunia pada September nanti untuk menjadi saksi kembalinya salah satu lomba berat di WRC,” ucap Avgenakis.

dibagikan
komentar
Ogier Tak Terpengaruh Hasil Buruk Reli Arctic Finlandia

Artikel sebelumnya

Ogier Tak Terpengaruh Hasil Buruk Reli Arctic Finlandia

Artikel berikutnya

Reli Estonia 2021 Dapat Dukungan Penuh Pemerintah

Reli Estonia 2021 Dapat Dukungan Penuh Pemerintah
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan WRC
Tag wrc , fia , Reli Acropolis , Reli Cile
Penulis Jason Craig