Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
WRC Reli Portugal

Ogier Sadar Tidak Bisa Kalahkan Evans

Sebastien Ogier mengatakan, bahkan performa sempurna di Reli Portugal tak akan cukup untuk menghentikan Elfyn Evans meraih kemenangan pertamanya musim ini.

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Evans menuntaskan putaran keempat Kejuaraan Reli Dunia dengan keunggulan jauh 28,3 detik atas pereli Hyundai, Dani Sordo. Sedangkan juara bertahan Ogier terpaut 55,3 detik di urutan ketiga.

Hasil tersebut memangkas keunggulan Ogier pada klasemen sementara menjadi dua poin, yang berarti dia harus bekerja keras agar tidak digusur Evans dalam gelaran Reli Italia Sardegna minggu depan.

“Saya tidak suka ketika saya tidak bisa bertarung untuk posisi teratas. Tapi itu seperti yang diperkirakan saat datang ke sini sebagai pimpinan kejuaraan dan melaju lebih dulu. Jadi, kami melakukan apa yang kami bisa,” kata Ogier.

“Pada akhirnya kami finis ketiga, cukup jauh dari Dani dan Elfyn. Saya benar-benar percaya, bahkan jika saya tampil sempurna, saya akan lebih dekat. Namun, tidak dapat bertarung dengan mereka (untuk menang).”

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Ogier lalu mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap kinerja mobil Yaris sepanjang Reli Portugal. Beberapa kesalahan dilakukannya, membuat pereli Prancis itu kehilangan waktu selama tiga hari.

Tak ingin mengalami masalah serupa, Ogier pun mendesak timnya untuk segera membenahi agar tampil mulus di Reli Italia Sardegna.

Hal itu juga demi mengantisipasi serangan dari pereli Hyundai Motorsport lainnya, yakni Ott Tanak serta Thierry Neuville.

Usai tersingkir dari Reli Portugal, lantaran kerusakan suspensi belakang, keduanya diyakini bangkit untuk membayar kegagalan.

“Ada hal-hal yang perlu kami pahami dan upayakan agar lebih tajam di Sardinia,” ucap Ogier.

“Sejujurnya, saya senang bisa memimpin kejuaraan. Itu selalu bagus untuk memimpin. Tidak ada yang ingin membuka jalan di Sardinia, tetapi poin diambil dan saya memilikinya. Terserah pesaing saya untuk mengejar saya.”

Baca Juga:

Pada 2021 ini, tim-tim WRC mendapat jatah tes 30 hari. Peningkatan diharapkan membantu para pereli lebih memahami ban kontrol baru yang dikembangkan oleh Pirelli.

Kendati demikian, Toyota telah memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan ke pulau Mediterania, tempat yang belum dimenangi mereka.

“Kami dibatasi dengan hari tes dan dihitung pada satu hari per pembalap,” ucap Team Principal, Jari-Matti Latvala.

“Sekarang, tentu saja, kami memiliki reli baru di Kenya (Reli Safari) dan kami lebih fokus ke Kenya.

“Kami mengira Sardinia dan Portugal adalah event yang sama. Kami akan melakukan persiapan dan mencoba lebih fokus untuk Kenya, yang merupakan event baru untuk semua orang.”

Sébastien Ogier, Toyota Gazoo Racing, Elfyn Evans, Toyota Gazoo Racing

Sébastien Ogier, Toyota Gazoo Racing, Elfyn Evans, Toyota Gazoo Racing

Foto oleh: Toyota Racing

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Tanak Ambil Sisi Positif dari Reli Portugal
Artikel berikutnya Pulih dari Covid-19, Mikkelsen Ikuti Reli Sardinia Italia

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia