Sanders Antusias Bela Tim Baru di Reli Kazakhstan

Daniel Sanders akan menjalani petualangan baru mulai 2021 bersama GasGas Factory Racing. Ia akan debut bersama GasGas di Reli Kazakhstan, pekan ini.

Sanders Antusias Bela Tim Baru di Reli Kazakhstan

Sanders, pereli muda asal Australia, akan turun di lomba pertama seri FIM Cross-Country Rallies World Championship (Kejuaraan Dunia Reli Lintas Alam), Reli Kazakhstan, pada 7-13 Juni.

Salah satu pereli motor dengan prospek terbaik di dunia tersebut sedianya akan mengikuti seluruh enam putaran FIM Cross-Country Rallies tahun ini. Setelah itu, Sanders akan menjadi andalan utama skuad pabrikan GasGas pada Reli Dakar 2022, Januari tahun depan.

GasGas terbilang sangat sukses dalam dua kali turun di Reli Dakar berkat performa pereli wanita Laia Sanz. Kedatangan Daniel Sanders membuat GasGas lebih percaya diri mengingat kapasitas dan reputasi pereli 26 tahun tersebut.  

Selain mampu memenangi International Six Days Enduro (ISDE) 2015, 2016, dan 2019, Sanders juga menjadi rookie terbaik pada Reli Dakar 2021 lalu bersama tim pabrikan Red Bull KTM dengan finis di peringkat keempat overall.

Sanders dinilai memiliki skill yang diperlukan untuk membawa GasGas RC 450F bersaing di level tertinggi reli lintas alam dunia.

Baca Juga:

Faktor inilah yang membuat GasGas tidak ragu menariknya dari “tim induk” mereka, KTM. Sejak 2019, GasGas – pabrikan motor yang didirikan pada 1985 oleh Narcìs Casas dan Josep Pibernat di Salt, Girona, Spanyol – memang diakuisisi KTM.

“Menjadi wakil GasGas di reli cross-country dunia tentu menyenangkan. Saya belum lama berkarier di reli. Jadi, bisa dipilih dan memperkuat tim pabrikan di awal karier seperti ini tentu luar biasa, sebuah kehormatan,” ujar Sanders seperti dikutip laman resmi GasGas.

“Saya sudah tidak sabar untuk turun bersama tim ini. Rasanya cukup lama sejak Dakar berakhir. Saya siap memaksimalkan setiap kesempatan yang ada dan yakin ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami.”

Jordi Viladoms selaku Manajer Tim GasGas Rally mengakui Daniel Sanders terbilang pereli baru dan belum berpengalaman dibanding para rivalnya. Namun, ia tipe pereli yang cepat belajar. Itu terlihat dari torehannya di Reli Dakar pertamanya, Januari lalu.

“Finis keempat pada Reli Dakar pertama tentu tidak semata karena keberuntungan. Hasil itu diraih dari kerja keras, persiapan, dan kemampuan menaklukkan setiap tantangan yang menjadi ciri khas Dakar,” ujar runner up Reli Dakar 2014 dan peringkat keempat pada 2012.

“Daniel Sanders tidak hanya cepat, memiliki motivasi tinggi, dan kemampuan mumpuni. Kami yakin ia mampu bertarung untuk sukses di FIM Cross-Country Rallies World Championship dan ke Reli Dakar pada tahun depan.”

dibagikan
komentar
Usai Reli Andalusia, Sainz dan Al Attiyah Saling Buka Aib
Artikel sebelumnya

Usai Reli Andalusia, Sainz dan Al Attiyah Saling Buka Aib

Artikel berikutnya

Stephane Peterhansel Tak Yakin Pertahankan Gelar di Dakar 2022

Stephane Peterhansel Tak Yakin Pertahankan Gelar di Dakar 2022
Muat komentar