Formula 1 siap coret balapan-balapan “tidak menarik”

dibagikan
komentar
Formula 1 siap coret balapan-balapan “tidak menarik”
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
16 Nov 2018 14.15

Pemilik baru Formula 1, Liberty Media, mengaku tidak segan mencoret balapan-balapan yang tidak memberi penawaran menarik.

Sejauh ini, Liberty Media baru memperkenalkan GP Vietnam 2020 sebagai lokasi anyar untuk balapan F1 sejak mengambil alih kepemilikan ajang jet darat dari Bernie Ecclestone.

Carey beberapa kali mengatakan bahwa ke depannya ada kemungkinan jumlah balapan bisa diperbanyak hingga 25 per musim. Meski ide ini tidak begitu populer di mata beberapa pembalap dan tim.

Namun, di saat yang sama, nasib balapan-balapan tradisional seperti Silverstone masih diselimuti tanda tanya. Pasalnya pemilik sirkuit di Inggris tersebut telah membatalkan perjanjian perpanjangan kontrak yang disepakati saat F1 masih Ecclestone.

Sedikit menyindir Ecclestone, Carey berujar bahwa balapan-balapan yang bergulir sebelum era Liberty sudah "tidak menarik" lagi.

"Sektor promosi kami telah dipandang lebih matang dibanding aliran pendapatan lainnya di F1," kata Carey dalam perbincangan dengan para investor.

"Persepsi ini diperkuat oleh kurangnya investasi segar dari rezim yang sebelumnya. Akibatnya event-event kami menjadi tidak menarik lagi, dan ini membuat para promotor lebih fokus pada biaya daripada pertumbuhan.

"Event-event yang ada sekarang jauh lebih bernilai dari sebelumnya, dan berkelas dunia. Kita harus fokus memaksimalkan nilai dari event-event tersebut dan berkomunikasi dengan para promotor/tuan rumah."

Aksi start GP Inggris Raya 2018 di Silverstone.

Aksi start GP Inggris Raya 2018 di Silverstone.

Foto oleh: JEP / LAT Images

Carey menilai banyaknya permintaan dari promotor untuk mengelar balapan akan membantu F1 menyepakati kontrak yang lebih menguntungkan.

"Kami yakin masih ada potensi untuk bertumbuh secara signifikan. Pertumbuhan itu akan digerakkan lewat tiga faktor. Pertama, kami berharap bisa melakukan ekspansi kalender menjadi lebih dari 21 balapan.

“Ekspansi itu akan dilakukan secara perlahan, tapi kami senang dengan jumlah, kualitas, dan keragaman lokasi-lokasi baru yang tertarik untuk menggelar balapan.

"Setiap balapan harus menjadi tontonan menarik bagi para fans, dan menawarkan potensi bisnis yang bagus. Balapan Vietnam yang kami umumkan pekan lalu merupakan contoh terbaik bagi sebuah event yang mampu menangkap imajinasi dunia."

“Kedua, kami akan mengganti balapan lama yang diwariskan pada kami dengan perjanjian tidak menarik. Dengan balapan baru atau perjanjian baru, maka itu akan memberi nilai yang lebih.

"Ketiga, kami juga akan fokus pada hospitality tingkat tinggi. Event-event sekarang semakin bergantung pada pelanggan yang rela membayar tinggi untuk mendapatkan pengalaman unik. Baik dari sisi ritel maupun korporat."

Slider
List

1/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Chase Carey, Chairman, Formula 1

2/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

3/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Chase Carey, Chairman, Formula 1

4/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

5/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

6/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

7/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

8/10

Foto oleh: FIA

Render sirkuit GP Vietnam 2020

9/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

10/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Next article
Hamilton dihadapkan dilema mesin jelang Abu Dhabi

Artikel sebelumnya

Hamilton dihadapkan dilema mesin jelang Abu Dhabi

Next article

Honda ingin turunkan pembalap Jepang di latihan F1

Honda ingin turunkan pembalap Jepang di latihan F1
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Adam Cooper