Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 F1 GP Azerbaijan

Ferrari Cemas FIA Rekrut Mantan Petinggi Mercedes F1

Duduknya mantan eksekutif tim Mercedes F1 di antara petinggi Federasi Otomotif Internasional (FIA), membuat prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, bertanya-tanya.

Mattia Binotto, Team Principal, Ferrari, in a press conference

Beberapa waktu lalu, FIA mengangkat Shaila-Ann Rao sebagai pengganti sementara Peter Bayer, yang memutuskan hengkang pada 2021. Ia memiliki jabatan ganda sebagai sekretaris jenderal untuk olahraga dan direktur eksekutif F1.

Rao sebenarnya bukan orang baru di FIA. Ia pernah menjadi direktur hukum pada 2016-2018, sebelum memutuskan pindah ke Mercedes sebagai penasihat Toto Wolff.

Kembalinya wanita itu ke federasi menimbulkan asumsi bahwa hubungan skuad pabrikan Jerman dan FIA kian dekat. Timbul kekhawatiran kalau Mercedes akan mendapat keuntungan dari Rao.

“Ya, tentu saja itu jadi perhatian. Saya kira dia seorang yang hebat. Dia berpengalaman, pastinya bisa melakukan pekerjaannya,” Binotto mengungkapkan kepada Motorsport.com.

“Ada kekhawatiran, tapi hanya kekhawatiran. Saya kira itu tergantung pada mereka (FIA) memastikan bahwa tidak ada konflik kepentingan, berperilaku dengan tepat, dan terserah presiden memastikannya. Saya percaya bahwa mereka akan melakukannya.

“Sebagai Ferrari, kami cemas, tapi saya yakin lewat tindakan, lewat tingkah laku, mereka akan membuktikan bahwa itu kekhawatiran yang salah.”

Sebaliknya, Wolff mengungkapkan bahwa tidak perlu ada yang dikhawatirkan dengan kepindahan Rao ke FIA. Ia yakin kalau hubungan antara tim dan FIA bakal lebih baik ke depannya.

“Untuk Shaila-Ann, dia pernah ke FIA, sebelum gabung dengan kami. Dia pernah jadi CEO salah satu agensi olahraga terbesar dan sungguh positif memiliki Shaila-Ann pada posisi ini. Dia salah satu tentang pemerintahan dan transparansi. Dia pengacara,” tutur bos Mercedes itu.

Baca Juga:

“Saya kira ini adalah sesuatu yang selalu kami kritisi di masa lalu. Hal-hal itu tidak selalu transparan dan jelas untuk tim.

“Saya kira ini salah satu topik kunci di mana dia akan coba implementasikan. Itu adalah berita bagus untuk semua tim.”

Binotto dan Wolff sepakat merasa kehilangan dengan kepergian Bayer. Mereka memiliki kesan tersendiri terhadapnya.

“Kami bekerja dengan Peter Bayer beberapa waktu. Dia seorang yang rasional. Saya sendiri menikmati memilikinya sebagai mitra dan lawan. Tapi FIA sedang mengubah struktur dan organisasi, presiden harus membuat keputusan,” Wolff mengungkapkan.

“Kami tentu tidak seharusnya ikut campur dalam keputusan itu. Saya kira dia punya visi tentang ke mana ingin membawa FIA. Jika itu merupakan bagian dari perubahan organisasi, kami perlu menghormatinya.”

Sementara itu, Binotto berkomentar, “Saya kira kami menikmati kolaborasi dengan Peter. Dia selalu sangat transparan, adil terhadap tim dan rasional dalam menangani topik serta tema tertentu. Dia punya kompetensi tinggi dan berpengalaman.

“Seperti yang Toto katakan, saya kira jika ada organisasi baru atau reorganisasi dalam FIA, itu tergantung pada presiden baru bagaimana bergerak, memutuskan timnya sendiri dan kami sangat menghormati pilihan tersebut.

“Jadi saya pikir kami menerima dan bagaimana pun melihat ke depan. Kami akan memastikan kolaborasi yang tepat dan memastikan FIA menjadi lebih kuat dan kuat.”

Mohammed bin Sulayem, President, FIA

Mohammed bin Sulayem, President, FIA

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Sergio Perez Tak Mampu Maksimalkan Peluang dari Slipstream
Artikel berikutnya Lewis Hamilton Pesimistis Hadapi Ferrari dan Red Bull

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia