Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Formula 1 Tes F1 Bahrain

Helm Lansiran Bell Paling Diminati Pembalap F1

Empat produsen helm top dunia memiliki wakil pembalap pada Kejuaraan Dunia Formula 1 2022. Namun, Bell masih mendominasi.

Kevin Magnussen, Haas VF-22

Dari 20 pembalap – memperkuat 10 tim – yang turun di F1 musim 2022 ini, Bell mampu menarik minat 12 pembalap. Sementara, delapan sisanya masing-masing memakai Arai, Schuberth, dan Stilo.

Musim ini, delapan pembalap dari empat tim, yakni Mercedes-AMG Petronas Formula One, Scuderia Ferrari (juga salah satu official partner), Williams Racing, dan BWT Alpine F1, turun dengan memakai helm Bell. 

Lewis Hamilton, Mercedes W13

Lewis Hamilton, Mercedes W13

Foto oleh: Steve Etherington / Motorsport Images

Mereka adalah Lewis Hamilton-George Russell (Mercedes), Charles Leclerc-Carlos Sainz (Ferrari), Alex Albon-Nicholas Latifi (Williams), serta Esteban Ocon-Fernando Alonso (Alpine).

Empat pembalap lain, yakni Pierre Gasly (AlphaTauri), Guanyu Zhou (Alfa Romeo), Lando Norris (McLaren), dan pembalap yang baru dipanggil kembali ke F1, Kevin Magnussen (Haas, foto utama), juga mengandalkan Bell sebagai pelindung kepala.

Didepaknya Nikita Mazepin oleh Haas tidak mengurangi jumlah pemakai Bell karena pembalap yang menggantikannya, Magnussen, juga memakai helm keluaran perusahaan yang berpusat di Rantoul, Illinois, Amerika Serikat (AS), tersebut.

Mengacu laman bellracing.eu, helm lansiran Bell yang saat ini dipakai di F1 adalah varian HP7 Evo III.

Carlos Sainz Jr., Ferrari

Carlos Sainz Jr., Ferrari

Foto oleh: Ferrari

Didesain dan diproduksi dengan bekerja sama dengan para pembalap F1, HP7 Evo III yang sudah dihomologasi FIA dengan nomor FIA 8860-2018 – standar terbaru dan mulai berlaku pada F1 2019 – tersebut bisa dibilang “helm super”.

Didesain khusus untuk balapan dengan level kecepatan sangat tinggi sekelas F1, Bell H7 Evo III dilengkapi sederet inovasi teknologi mutakhir terkini, di antaranya material komposit untuk pesawat luar angkasa serta sistem penyerap energi benturan.

Helm yang termasuk sangat ringan, aerodinamis, dan terlihat simpel ini juga dilengkapi visor (kaca helm) Double Screen Anti Fog (DSAF) untuk menghadapi kondisi paling ekstrem. Juga ada saluran sirkulasi udara untuk masuk dan keluar.

Tersedia dalam dua versi, dengan dan tanpa chin spoiler, Bell HP7 Evo III yang juga cocok untuk balap open-wheel lain seperti F2, F3, dan IndyCar, ini dibanderol lebih dari 3.350 euro (sekira Rp 52,4 juta lebih) di luar pajak dan ongkos kirim.

Helm lansiran Arai milik Sebastian Vettel, Aston Martin, dengan livery pesan perdamaian dan dukungan untuk Ukraina, dipakai saat tes pramusim F1 di Bahrain.

Helm lansiran Arai milik Sebastian Vettel, Aston Martin, dengan livery pesan perdamaian dan dukungan untuk Ukraina, dipakai saat tes pramusim F1 di Bahrain.

Foto oleh: JMD Jens Munser Designs

Pada F1 musim ini, terdapat masing-masing tiga pembalap yang memilih helm keluaran Arai dan Schuberth.

Tiga pembalap F1 yang disponsori Arai musim ini adalah Sebastian Vettel (Aston Martin Aramco Cognizant), Daniel Ricciardo (McLaren), dan satu-satunya pembalap Jepang – negara asal Arai – di grid, Yuki Tsunoda (AlphaTauri).

Saat ini, helm lansiran Arai yang sudah lolos homologasi FIA 8860-2018 alias bisa dipakai untuk balap sekelas Formula 1 adalah Arai GP7 SRC Carbon ABP. Di Eropa, helm ini dibandrol dengan harga 4.299 euro (sekira Rp67,2 juta).

Helm juara dunia F1 2021 Max Verstappen, Red Bull Racing, saat akan turun pada tes pramusim F1 2022 di Barcelona, Spanyol, menjelang akhir Februari lalu.

Helm juara dunia F1 2021 Max Verstappen, Red Bull Racing, saat akan turun pada tes pramusim F1 2022 di Barcelona, Spanyol, menjelang akhir Februari lalu.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Sementara, tiga pembalap yang memakai Schuberth di F1 musim ini adalah duo Oracle Red Bull Racing, juara dunia Max Verstappen-Sergio Perez, serta Mick Schumacher (Haas F1).

Belum lama ini, produsen helm asal Jerman yang mulai turun di F1 pada tahun 2000 tersebut memperkenalkan varian baru untuk 2022, Schuberth SF4. Helm ini juga sudah sesuai standar homologasi FIA 8860-2018 yang merupakan penerus Schuberth SF3 Advance Ballistic Protection (ABP) yang musim lalu dipakai Max Verstappen merebut gelar juara dunia F1 2021.

Schuberth SF4 diperkirakan bakal lebih mahal dibanding Schuberth SF3 ABP yang dibandrol 5.263,5 euro atau sekira Rp82,3 juta (termasuk pajak) di Eropa.

Helm bermerk Stilo dengan kode ST5 FN Zero 8860-2018 ABP milik Valtteri Bottas, Alfa Romeo, ini akan dipakai pada Kejuaraan Dunia F1 2022.

Helm bermerk Stilo dengan kode ST5 FN Zero 8860-2018 ABP milik Valtteri Bottas, Alfa Romeo, ini akan dipakai pada Kejuaraan Dunia F1 2022.

Foto oleh: Alfa Romeo

Merek helm terakhir yang ikut bermain di F1 adalah Stilo. Produsen helm asal Pendrengo, Bergamo, Italia, tersebut hanya dipakai oleh Valtteri Bottas (Alfa Romeo Racing) dan Lance Stroll (Aston Martin).

Seperti dikutip laman stilohelmets.com, helm lansiran mereka yang sudah lolos homologasi FIA 8860-2018 adalah Stilo ST5 FN Zero 8860-2018 ABP.  Di Eropa, helm dengan bobot hanya 1.200 gram sampai 1.300 gram (tergantung ukuran shell) ini dibandrol 5.995 dolar AS (sekira Rp86 juta).

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Max Verstappen Tuding Mercedes Membual soal Kelemahan W13
Artikel berikutnya Tertahan di Tengah, Sebastian Vettel Hanya Fokus pada Fitur AMR22

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia