Impresif, Hasil Start-Finis Duet Alpine di Sprint Race

Strategi Alpine menghadapi Sprint Race Formula 1 Grand Prix Inggris berjalan bagus sehingga kedua pembalap mereka masuk 10 besar.

Impresif, Hasil Start-Finis Duet Alpine di Sprint Race

Alpine F1 Team berhasil menempatkan kedua mobil mereka start dari posisi 10 besar pada lomba GP Inggris, Minggu (18/7/2021) siang nanti. Hasil tersebut tidak lepas dari performa impresif berkat strategi ban yang jitu saat Sprint Race pada Sabtu (17/7/2021).

Seusai Sprint Race, Racing Director Alpine F1 Davide Brivio menjelaskan, timnya memutuskan Fernando Alonso dan Esteban Ocon untuk turun dengan ban lunak.

“Kami sudah memperhitungkan semua untung-ruginya. Tetapi, hasil di lintasan membuktikan ternyata itu memang pilihan terbaik,” ucap Brivio.

Sprint Race berdurasi 17 lap (100,147 km) tanpa pit stop di Sirkuit Silverstone tersebut memang baru kali pertama digelar, dari tiga yang akan diujikan FIA pada musim ini. Praktis, semua tim harus benar-benar memperhitungkan kondisi dan situasi lomba.

Alonso yang memulai Sprint Race dari grid ke-11 berhasil naik hingga enam tingkat hanya dalam satu lap. Teknik start impresif dan performa ban lunak yang memang sangat bagus pada lap-lap awal, membuat Alonso sangat kuat di beberapa tikungan pada awal lomba.

Juara dunia 2005 dan 2006 tersebut berhasil mempertahankan posisi cukup lama sebelum dua McLaren MCL35M melibasnya pada lap 9.

Esteban Ocon, Alpine A521, Pierre Gasly, AlphaTauri AT02, and Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41, saat turun di Sprint Race F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Sabtu (17/7/2021).

Esteban Ocon, Alpine A521, Pierre Gasly, AlphaTauri AT02, and Kimi Raikkonen, Alfa Romeo Racing C41, saat turun di Sprint Race F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Sabtu (17/7/2021).

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Alonso lalu berhasil menahan Sebastian Vettel (Aston Martin) sambil memperhitungkan kondisi ban hingga akhirnya finis di P7 Sprint Race. Sesuai regulasi, hasil Sprint Race akan menjadi grid pada balapan utama GP Inggris pada Minggu.

“Kami membuat pilihan ban yang tepat sehingga bisa merebut posisi grid yang jauh lebih baik untuk balapan utama,” kata pemenang 32 Grand Prix, 97 podium, dan 22 pole position dalam 320 start F1 sejak debut pada GP Australia 2001 tersebut.

“Start saya sangat bagus sehingga mampu naik beberapa posisi dari 11 ke lima hanya dalam beberapa tikungan. Saya lalu memang kehilangan dua posisi dari McLaren tetapi mampu mempertahankan P7 sampai finis.

“Format ini (Sprint Race) sangat menyenangkan. Tetapi, saya yakin kami harus memperbaiki beberapa area mobil. Kami menargetkan mampu membawa momentum ini pada balapan nanti.”

Sasis Alpine dengan kode A521-04 milik Ocon juga mampu tampil impresif. Start Sprint Race dari P13, pembalap Prancis tersebut mampu finis di posisi ke-10. Start impresif juga membuat Ocon mampu melewati Pierre Gasly (AlphaTauri) di Tikungan 1 Silverstone.

Setelah melibas Gasly, Ocon diuntungkan dengan kesalahan Carlos Sainz (Scuderia Ferrari) yang melebar di Tikungan 6 dan Sergio Perez (Red Bull Racing) yang selip di Tikungan 14. Ocon pun berhasil menahan tekanan dari Sainz dan Gasly hingga finis di P10.

Baca Juga:

Keberhasilan Alonso finis Sprint Race di P7 (naik empat tingkat daripada posisi start) dan Ocon di P10 (tiga tingkat), Alpine menjadi skuad dengan perbedaan posisi grid dan hasil finis terbaik.

Selain Alonso, hanya Kimi Raikkonen (Alfa Romeo) yang mampu finis Sprint Race empat tingkat lebih baik daripada posisi grid startnya. Juara dunia 2007 itu mengawali Sprint Race dari grid 17 dan finis di P13.

Performa impresif ini jelas mendongkrak motivasi Fernando Alonso dan Esteban Ocon pada lomba GP Inggris. Apalagi, posisi keduanya di klasemen F1 juga tidak mengesankan.

Alonso kini berada di peringkat ke-11 dengan 20 poin. Namun, Alonso selalu mampu merebut poin dalam empat balapan terakhir. Adapun Ocon berada di P13 dengan koleksi 12 poin.

dibagikan
komentar
Bottas Ungkap Penyebab Kegagalan Lindungi Hamilton

Artikel sebelumnya

Bottas Ungkap Penyebab Kegagalan Lindungi Hamilton

Artikel berikutnya

Tergelincir di Sprint Race GP Inggris, Perez Salahkan 'Dirty Air'

Tergelincir di Sprint Race GP Inggris, Perez Salahkan 'Dirty Air'
Muat komentar