Pirelli: Banyak Balapan F1 2022 Berpotensi Sekali Pit Stop

Bos Pirelli Mario Isola mengakui bahwa perubahan strategi bisa terjadi pada F1 2022, karena ban baru 18 inci berpotensi menyebabkan banyak balapan akan berjalan dengan satu pit stop.

Pirelli: Banyak Balapan F1 2022 Berpotensi Sekali Pit Stop

Program pengujian ban 18 inci berakhir dengan tes akhir musim di Abu Dhabi yang berlangsung tepat sebelum Natal, dengan sembilan dari 10 tim menjajal roda yang lebih besar pada mobilnya.

Setelah pengujian selesai, Direktur Pirelli F1 Mario Isola mengungkapkan bahwa waktu putaran harus serupa dengan mobil spesifikasi 2021, setidaknya berdasarkan kinerja ban.

“Kami mengharapkan performa yang sesuai dengan kinerja ban saat ini, namun mobilnya berbeda, downforce-nya berbeda dan mungkin akan ada perbedaan performa,” ujar Isola kepada Tire Technology International.   

Sementara kinerja sebagian besar harus tetap tidak berubah, Isola mengatakan bakal ada lebih sedikit pit stop (pergantian ban) pada Formula 1 musim 2022.

Baca Juga:

“Saya memperkirakan sebagian besar balapan akan menjadi single-stop, sebab jika ada sedikit degradasi (ban), tak ada alasan membuat lebih dari satu stop. Jika balapannya ketat dan ada aksi di trek, siapa peduli soal pit stop,” kata Isola.

Mengingat uji ban dilakukan pada versi modifikasi mobil lama, terutama 2018 dan 2019, Isola mengakui tidak menggunakan kendaraan yang benar-benar akan memakai ban baru pada 2022 adalah tantangan.

“Setiap tahun sama. Kami tak pernah punya kesempatan menguji ban pada versi final mobil. Kami selalu menggunakan mobil yang bukan akan digunakan musim depan karena memang belum tersedia. Jadi itu jadi tantangan,” tutur Isola.

Sergio Perez, Red Bull Racing RB15 Mule, saat menguji ban 18 inci Pirelli di Abu Dhabi

Sergio Perez, Red Bull Racing RB15 Mule, saat menguji ban 18 inci Pirelli di Abu Dhabi

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

“Karena diameter roda yang lebih besar, kami harus memotong lantai di belakang dan memodifikasi suspensi. Tim harus bekerja pada mobil untuk menyesuaikan ban baru dan ground clearance.

Tantangan lainnya adalah sistem pengereman dan desainnya akan berubah untuk F1 2022, terutama dengan diperkenalkannya penutup pelek atau roda.

“Tahun depan jarak antara pelek dan rem akan jauh lebih besar, bukan dua milimeter lagi. Dengan aturan baru, udara harus masuk,” Isola mengatakan.

“Jadi Anda tidak bisa main-main dengan rem untuk menggunakan tingkat panas rem untuk mencapai suhu tertentu di ban. Ini situasi yang sama sekali berbeda debngan tahun ini.”  

 

dibagikan
komentar
Eks Engineer Ingin Ferrari Targetkan Gelar pada F1 2022
Artikel sebelumnya

Eks Engineer Ingin Ferrari Targetkan Gelar pada F1 2022

Artikel berikutnya

Mick Schumacher Punya Dua Momen Berkesan di F1 2021

Mick Schumacher Punya Dua Momen Berkesan di F1 2021
Muat komentar