Tekad Gasly Tutup Paruh Pertama Musim dengan Manis

Pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, bertekad membayar kegagalan menembus 10 besar di Formula 1 Grand Prix Inggris dengan raihan mengesankan pada seri Hungaria akhir pekan ini.

Tekad Gasly Tutup Paruh Pertama Musim dengan Manis

Double-header Austria dan balapan di Silverstone berakhir mengecewakan bagi Gasly. Dia gagal finis saat GP Styria, kontak dengan Charles Leclerc, mengakibatkan pecah ban serta kerusakan suspensi.

Meski kemudian dapat mengamankan finis kesembilan dalam GP Austria, torehan itu dinilai kurang memuaskan oleh sang pembalap. Apalagi lalu, dia hanya mampu membawa AlphaTauri posisi ke-11 di GP Inggris.

“Balapan terakhir di Silverstone membuat frustrasi. Kami kehilangan beberapa poin karena pecah ban di akhir. Saya kira urutan kedelapan bisa saja terjadi. Seseorang telah melemparkan beberapa gravel ke trek dan itu merusak ban saya,” tuturnya melansir situs F1.

“Jadi sejujurnya, saya agak muak dengan bagaimana keadaan secara umum dalam beberapa balapan terakhir.

“Di Austria, ada tabrakan dengan Charles, yang membuat saya kehilangan beberapa poin, dan kemudian pecah ban itu.

“Secara keseluruhan, saya akan katakan Silverstone adalah akhir pekan terburuk saya musim ini, terutama karena sepertinya kami bisa menyelamatkan antara dua dan empat poin. Rasanya menjengkelkan ketika kami tidak bisa melakukannya.”

Pierre Gasly, AlphaTauri AT02

Pierre Gasly, AlphaTauri AT02

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Para pembalap dan tim jet darat bakal menghadapi GP Hungaria di Hungaroring minggu ini, sekaligus menjadi balapan penutup paruh musim pertama Formula 1 2021.

Tahun lalu, Gasly gagal finis. Sedangkan pada 2018, dia berhasil finis keenam, saat skuad masih bernama Toro Rosso. Kemudian, dalam musim 2019, ketika debut bersama Red Bull, pemuda kelahiran Rouen itu dapat mengulangi prestasi apiknya.

Membuka kejuaraan dengan kuat, Gasly menilai bahwa sangat penting baginya untuk mengakhiri paruh pertama tahun ini dengan baik di Hungaroring. Bahkan semasa berkompetisi pada GP2 (kini bernama F2), kemenangan pernah dicetaknya.

Gasly sendiri mengungkapkan, Hungaroring merupakan sirkuit yang begitu disukainya. Tidak ada lintasan lurus dan banyak tikungan.

“Jadi, di kokpit mobil, Anda selalu melakukan sesuatu. Mengerem, berbelok, atau mengatur gas. Hanya ada sedikit waktu yang dihabiskan di lurusan dan saya menikmatinya,” ucap pembalap berusia 25 tahun itu.

“Penting artinya untuk mendapatkan ritme yang baik. Saya merasa (sirkuitnya) benar-benar nyaman untuk dilintasi.

“Tentu saja, ini selalu menjadi tantangan fisik tanpa kesempatan untuk beristirahat. Ditambah, sepertinya akan menjadi akhir pekan yang sangat panas mengingat panasnya Eropa saat ini. Tapi saya merasa siap.”

Baca Juga:

dibagikan
komentar
Hulkenberg Yakin Masih Kuat Secara Fisik Turun di F1

Artikel sebelumnya

Hulkenberg Yakin Masih Kuat Secara Fisik Turun di F1

Artikel berikutnya

Mick Schumacher: Sprint Race Akan Makin Menarik pada 2022

Mick Schumacher: Sprint Race Akan Makin Menarik pada 2022
Muat komentar