Verstappen Ingin Teruskan Tren Kalahkan Rekan Setim

Max Verstappen mengatakan bahwa dirinya tetap ingin menjadi yang terbaik di Red Bull Racing.

Verstappen Ingin Teruskan Tren Kalahkan Rekan Setim

Sepanjang membalap untuk Red Bull Racing, Max Verstappen selalu berhasil mengungguli rekan setimnya. Tak jarang pula, banyak dari mereka yang kemudian keluar dari Red Bull.

Ambil contoh Pierre Gasly, yang pada musim 2019 promosi ke Red Bull Racing dari tim satelit, Toro Rosso. Penampilan Gasly di musim 2018 bisa dibilang memuaskan.

Akan tetapi, bersaing dengan Max Verstappen nyatanya masih terlalu sulit untuk pembalap asal Prancis itu. Ia pun kembali diturunkan ke Toro Rosso pada paruh kedua musim.

Alexander Albon juga mengalami nasib yang sama. Diplot sebagai pengganti Gasly di paruh kedua musim 2019, Albon menunjukkan tanda-tanda bisa bersaing dengan Verstappen.

Baca Juga:

Sayangnya, menjalani musim penuhnya untuk pertama kali bersama tim utama Red Bull di 2020, pembalap asal Thailand tersebut malah kalah jauh dari Max. Musim 2021, kursi Albon direbut oleh Sergio Perez.

Melihat tren positifnya itu saat menghadapi rekan setim, pembalap asal Belanda ini mengatakan bahwa dirinya ingin melakukan hal yang sama ke rekan barunya tersebut.

Max Verstappen bertekad untuk "menghancurkan" Sergio Perez pada Formula 1 musim 2021.

"Itu benar, itu menjadi target saya di musim ini. Ayah saya juga selalu memberitahu saya untuk selalu mengalahkan semua orang. Dan saya sudah kalahkan mereka," tutur pembalap 23 tahun itu.

"Sebagai pembalap, selalu menjadi hal yang penting untuk bisa melaju lebih cepat ketimbang rekan setim Anda. Tapi tetap, kami juga harus bisa bersaing secara tim di musim ini," tambahnya.

Max Verstappen, Red Bull Racing and Alexander Albon, Red Bull Racing

Max Verstappen, Red Bull Racing and Alexander Albon, Red Bull Racing

Foto oleh: FIA Pool

Verstappen hanya sekali saja kalah saing dari rekan setimnya, yakni di musim 2017. Saat itu, Daniel Ricciardo yang mengunggulinya.

Ricciardo berhasil mengoleksi sembilan podium. Satu di antaranya merupakan kemenangan, tepatnya di GP Azerbaijan.

Sementara Max Verstappen hanya bisa meraih empat podium, dengan dua di antaranya merupakan kemenangan.

Pun begitu, di klasemen akhir pembalap, Ricciardo mengungguli torehan poin Verstappen, dengan selisih 32 poin.

dibagikan
komentar
Bottas Pembalap dengan Mental Terkuat

Artikel sebelumnya

Bottas Pembalap dengan Mental Terkuat

Artikel berikutnya

Bos McLaren Desak Pembatasan Gaji Pembalap F1

Bos McLaren Desak Pembatasan Gaji Pembalap F1
Muat komentar