KTM harus lebih cepat jika ingin raup poin di Qatar

dibagikan
komentar
KTM harus lebih cepat jika ingin raup poin di Qatar
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
22 Mar 2017 08.27

Bradley Smith menganggap KTM harus lebih cepat beberapa 0,1 detik jika ingin bersaing dan meraup poin di seri pembuka MotoGP Qatar.

Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing
Bradley Smith, Red Bull KTM Factory Racing

Pembalap Inggris itu menutup tes pramusim terakhir di Qatar pada posisi ke-21, hanya unggul atas rekan setim Pol Espargaro dan pembalap tes Mika Kallio.

Catatan waktu terbaik Smith adalah 1 menit 56,351 detik, atau lebih lambat 0,2 detik dari rookie Sam Lowes (Aprilia) dan Tito Rabat (Marc VDS Racing). Namun, ia mengungkapkan selisih itu dapat lebih besar jika mereka saling memperebutkan poin.

“Saya pikir kami dekat dengan para pembalap di depan, dan lalu ada gap lebih besar di area berikutnya, dan area itu yang perlu kami tingkatkan jika kami ingin bersaing untuk poin,” terang Smith.

“Melihat kepada catatan waktu, kami perlu menemukan setengah detik yang lain dari suatu tempat. Jika kami bisa mencetak 1 menit 55 detik saat kualifikasi, itu akan cukup positif, tapi kami harus melihat kondisi trek.

“Akan menyenangkan untuk datang ke sini dan memperebutkan poin, mungkin itu sedikit optimistis dari sisi saya. Tapi mari tetapkan batas sedikit tinggi dan melihat apakah kami bisa mengejar itu.”

Smith lalu menambahkan: “Saya pikir kami terpaut setengah detik dari (posisi ke-15) pada saat ini, dalam hal singlep lap dan mungkin hanya sekitar seperempat detik, serta 0,2 atau 0,3 detik pada race pace.

“Dari feeling, saya merasa motor cukup konsisten dalam hal jarak tempuh balapan. Saya tahu kami akan kesulitan pada satu lap dengan beberapa motor di trek.

“Kemungkinan motor menurun cukup banyak. Kita lihat saja nanti, posisi ke-15 akan menyenangkan, tapi yang paling penting adalah finis, mendapatkan informasi dan memberikan semua pengetahuan kepada tim.”

Peningkatan 2,5 detik di Qatar

Meskipun KTM berada di tiga posisi terakhir dalam klasifikasi, Smith mengaku puas dengan hasil tes pramusim Qatar, di mana tim menguji coba spesifikasi mesin baru.

“Saya puas dengan peningkatan selama tiga hari tes. Menurut saya, kami mampu untuk meningkatkan 2,5 detik,” ucapnya.

“Hanya bekerja pada pemetaan, terutama sisi elektronik, kami membuat beberapa kemajuan baik. Sekarang kami memiliki sesuatu yang lebih konsisten.

“Itu bagus untuk jarak tempuh balapan dengan ban lama. Semua prang bekerja sangat baik. Kami menunggu dan melihat apa yang terjadi ketika kami di sini untuk balapan.”

Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont

Artikel MotoGP berikutnya
Kolom Mamola: Siapkah Rossi hadapi musim yang menyakitkan?

Artikel sebelumnya

Kolom Mamola: Siapkah Rossi hadapi musim yang menyakitkan?

Next article

Wawancara Lorenzo: "Ducati menghormati dan mengagumi saya"

Wawancara Lorenzo: "Ducati menghormati dan mengagumi saya"
Load comments