MGPA Targetkan Pengaspalan Sirkuit Mandalika Selesai Mei 2021

Penyelesaian Sirkuit Jalan Raya Mandalika (4,31 km) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia, terus dilakukan untuk memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan. Kabar terakhir, MGPA telah memulai pengaspalan lapisan pertama (AC-Base).

MGPA Targetkan Pengaspalan Sirkuit Mandalika Selesai Mei 2021

Januari lalu, pemerintah Indonesia menetapkan Juli 2021 sebagai batas perampungan proyek konstruksi Sirkuit Mandalika sehingga memungkinkan untuk jadi tuan rumah MotoGP dan World Superbike (WSBK).

Mandalika Grand Prix Association (MGPA), selaku operator, mengabarkan pengaspalan trek telah dimulai sejak 26 Februari lalu. Sebelumnya, mereka sudah menyelesaikan pemasangan drainase dan pengerjaan concrete barrier tengah berjalan.

Pengaspalan AC-Base, rencananya dilakukan hingga Maret 2021, dengan target sepanjang 390 meter. Proses ini tidak berhenti di lapisan pertama saja. Ada dua rangkaian lainnya.

Baca Juga:

Proses pengaspalan dilakukan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero), selaku mitra PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), dengan pengawasan Direktorat Pengembangan dan Konstruksi MGPA.

"Setelah lapisan pertama, pengaspalan dilanjutkan ke lapisan kedua (AC-Binder) dan lapisan terakhir (Surface SMA), yang ditargetkan bisa rampung pada pertengahan Mei 2021," ujar pernyataan MGPA dalam situsnya, Themandalikagp.com.

Alat yang digunakan untuk pengaspalan adalah Asphalt Mixing Plant (AMP), sesuai dengan standar homologasi Federasi Balap Motor Internasional (FIM). Begitu pula dengan jenis aspalnya.

AMP merupakan alat untuk memproduksi aspal yang akan digunakan untuk lapisan dasar hingga akhir, dari AC-Base sampai Surface SMA.

 

AMP yang digunakan yakni Lintec CSD 3000 berkapasitas 240 ton per jam. Sedangkan aspalnya adalah aggregate lokal dicampur produk Shell Cariphalte, yang juga digunakan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi dan Sirkuit Sepang, Malaysia.

Pengaspalan yang telah berjalan, membuktikan penyelesaian sirkuit terus digenjot.  Pada 18 Februari lalu, MGPA, lewat Instagram, mengungkapkan bahwa progres pengerjaan sirkuit mencapai hampir 50 persen. Maret ini tentu angkanya akan melebihi itu.

Setelah seluruh proses pengaspalan Sirkuit Jalan Raya Mandalika selesai, tahapan berikutnya adalah homologasi, yang dijadwalkan pada pertengahan tahun ini.

IMI Dukung MGPA

Demi mewujudkan dan menyukseskan gelaran perdana MotoGP di Indonesia, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo siap mendukung penuh MGPA.

Lanskap Sirkuit Jalan Raya Mandalika, Lombok, NTB, Indonesia dari udara.

Lanskap Sirkuit Jalan Raya Mandalika, Lombok, NTB, Indonesia dari udara.

Foto oleh: Indonesia Tourism Development Corporation / Instagram @itdc_id

Ia dan jajaran direksi MGPA memastikan Dorna Sports, selaku operator MotoGP, akan datang ke NTB pada akhir Maret 2021. Tujuannya untuk memastikan kesipan akhir Sirkuit Mandalika.

Tentu saja ini menjadi sangat penting sebab peluang Indonesia menggelar MotoGP pada 2021 sangat besar apabila pengerjaan sirkuit selesai tepat waktu dan lolos homologasi.

"Dengan menyelenggarakan MotoGP, Indonesia akan mendapatkan tiga keuntungan, yakni country branding, tourisme effect dan multiplier effect economy," ujar Bambang Soesatyo usai bertemu direksi MGPA di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

"Karenanya, IMI senantiasa aktif memberikan dukungan. Mulai dari prapenyelenggaraan dengan terlibat dalam proses homologasi Sirkuit Mandalika serta selama penyelenggaraan MotoGP melalui penyediaan medical center dan marshal track."

 
dibagikan
komentar
Marini dan Bastianini: Dulu Rival, Kini Tandem

Artikel sebelumnya

Marini dan Bastianini: Dulu Rival, Kini Tandem

Artikel berikutnya

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2021

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2021
Muat komentar