Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Rival Mulai Khawatirkan Kebangkitan Honda

Peningkatan yang ditunjukkan Honda sepanjang tes pramusim mulai membuat pembalap lain khawatir akan kebangkitan RC213V tahun ini.

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Honda alami momen sulit dalam dua tahun terakhir, mulai dari kehilangan Marc Marquez yang harus absen akibat cedera patah tulang lengan, dan ban belakang RC213V tak punya daya cengkeram bagus.

Ini membuat pabrikan Jepang itu melakukan perombakan besar terhadap RC213V demi memperbaiki masalah yang ada sepanjang 2021.

Perubahan yang dilakukan Honda memberikan umpan balik sangat positif, di mana pembalap mereka bisa mendorong motor lebih baik ketika memiliki daya cengkeram pada ban belakang.

Bahkan, pembalap LCR Honda, Alex Marquez, mengatakan hal tersebut memperbaiki banyak masalah yang dialami sepanjang musim lalu.

Rider Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku terkesan melihat kinerja RC13V yang membuat kemajuan signifikan dalam tes.

“Jika Anda melihat seluruh pembalap Honda, kecepatan mereka luar biasa,” kata Quartararo.

“Kami telah melihat Pol (Espargaro) yang menjadi tercepat atau sangat dekat dengan itu bagi saya. Lalu Marc super cepat, begitu juga dengan Alex.

“Taka (Nakagami) juga melakukan simulasi balap dengan sangat bagus. Empat pembalap Honda benar-benar cepat.”

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Juara dunia MotoGP 2021 itu mengatakan Honda mengambil langkah bagus untuk membuat seluruh pembalap mereka dapat tampil cepat di atas RC213V.

“Anda bisa melihat motor bekerja dengan cara yang berbeda. Saya tidak tahu apa yang dikatakan pembalap mereka tentang itu, tapi dari luar terlihat sangat bagus,” ujarnya.

“Motor itu terlihat sangat bagus ketika melakukan pengereman. Saya melihat Marc melakukan pengereman sangat keras dan saya merasa karakter mesin juga berbeda. Ketika tergelincir, motor kami tidak berhenti dan ban terus berputar, sebaliknya motor mereka ketika tergelincir, menikung dengan baik.

“Itu sesuatu yang tak kami miliki, itu kelebihan motor mereka. Sejak 2019, kami mencoba masuk ke tikungan tajam dengan kecepatan tinggi, tapi motor tidak mau berbelok.”

Baca Juga:

Rekan senegara Fabio Quartararo, Johann Zarco, juga memiliki pendapat yang sama mengenai peningkatan RC213V 2022.

Pembalap Pramac Racing itu mengaku terkesan dengan apa yang dilakukan Honda, terlebih dirinya pernah menjajal RC213V. Menurutnya, versi terbaru jauh lebih baik.

“Dengan seluruh perubahan yang dilakukan Honda, sulit untuk mengetahui potensi mereka. Honda benar-benar menguji banyak hal baru dan bergerak ke arah yang baru,” kata Zarco.

“Jika mereka tetap berada di level performa yang ditunjukkan selama tes, maka mereka akan berada di barisan depan.

“Bagi saya, potensi Ducati sudah cukup tinggi selama beberapa tahun ini. Tahun lalu cukup tinggi dan masih dalam arah itu, meski tidak sempurna. Motor sangat menuntut untuk tampil cepat, tetapi ketika Anda memahaminya, Anda bersenang-senang.

“Saya masih percaya bahwa dengan meningkatkan sensasi dan pengaturan motor, kami dapat memiliki paket terbaik untuk memulai musim, di trek besar seperti Qatar.”

Johann Zarco, Pramac Racing

Johann Zarco, Pramac Racing

Foto oleh: Alex Farinelli / Pramac Racing

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Dovizioso Tak Heran Casey Stoner Punya Masalah Kecemasan
Artikel berikutnya Bagnaia: Quartararo dan Marquez Rival Utama Saya

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia