Suzuki Bentuk Komite Tim Usai Ditinggal Brivio

Team Suzuki MotoGP telah membentuk Komite Tim yang beranggotakan tujuh orang untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Davide Brivio.

Suzuki Bentuk Komite Tim Usai Ditinggal Brivio

Pertengahan Januari lalu, pencinta balap motor Grand Prix dikejutkan oleh keputusan Brivio yang memutuskan hengkang dari Suzuki, dan kemudian resmi menjabat sebagai Racing Director Alpine F1.

Ditinggalkan oleh sosok yang telah berjasa membawa Suzuki meraih kejayaan, gelar juara dunia pembalap serta tim pada MotoGP 2020, jelas membuat skuad Hamamatsu jadi kalang kabut.

Alih-alih mencari pengganti Brivio - atau menunjuk orang lain menjabat manajer tim - Suzuki justru membentuk Komite Tim, yang diungkapkan Project Leader, Shinichi Sahara, sudah bekerja sangat baik sejauh ini.

Belum diketahui berapa lama Komite Tim akan berdiri, tetapi memberikan waktu bagia pabrikan Jepang itu untuk mempertimbangkan dengan hati-hati calon pengganti Brivio di masa depan.

Sahara mengungkapkan, solusi ideal adalah mempromosikan seseorang di dalam skuad untuk menjadi manajer tim. Kendati demikian, mereka bakal memilih orang dari luar jika diperlukan.

“Pekerjaan manajer tim itu tidak mudah. Ada berbagai jenis pekerjaan yang dilakukan Davide sebagai Team Manager. Saya tidak tahu hal terbesar apa yang akan kami lewatkan. Untuk saat ini, saya tidak dapat membayangkannya karena kami memiliki banyak orang yang terampil di dalam tim dan orang-orang itu dapat mengimbangi kepergiannya,” tutur Sahara dikutip dari MotoGP.com.

“Kami telah membentuk komite baru dan sejauh ini sudah bekerja dengan sangat baik, serta semuanya terkendali. Saya pikir tim lebih menyatu dibandingkan sebelumnya, karena Davide mendengarkan semua pendapat dan saran dari orang-orang itu, juga mengumpulkan info dan data, kemudian meneruskannya kepada saya atau orang yang tepat dan akan menyaringnya.

“Namun, sekarang kami melakukan komunikasi yang lebih langsung. Karena alasan itu pula, saya merasa kami lebih bersatu dibandingkan sebelumnya. Kami mencoba untuk mengatasi situasi sulit bersama.”

Baca Juga:

Komite Tim Suzuki terdiri diri Sahara dan Technical Manager, Ken Kawauchi. Selain itu, ada Crew Chief, Frankie Carchedi dan Jose Manuel Cazeaux; Team Coordinator, Mitia Dotta serta Roberto Brivio. Tak ketinggalan, Marketing & Communication Manager, Alberto Gomez.

“Saya tidak tahu siapa yang akan menjadi Manajer Tim di masa depan, tetapi bagi semua orang, ini adalah kesempatan baik untuk mempelajari pekerjaan melalui komite. Saya pikir orang-orang itu sangat terampil. Jadi, tidak heran jika seseorang akan mendapatkan promosi di masa depan, yang pasti bukan saya!”, ujar Sahara.

“Kami belum pernah balapan dengan sistem komite ini, jadi kami akan melihat dan jika perlu, kami akan memilih seseorang dari luar. Tetapi saya tidak dapat membayangkan siapa yang akan menjadi Manajer Tim, atau jika perlu atau tidak.

“Situasi terbaik adalah saya bisa mempromosikan seseorang dari dalam tim, bagi saya itu ideal. Kita akan lihat nanti sepanjang musim ini.”

Berikut susunan anggota Komite Tim Suzuki:

Shinichi Sahara - Project Leader.

Ken Kawauchi - Technical Manager.

Frankie Carchedi - Crew Chief Joan Mir.

Jose Manuel Cazeaux - Crew Chief Alex Rins.

Alberto Gomez - Marketing & Communication Manager

Mitia Dotta - Team Coordinator

Roberto Brivio - Team Coordinator

Juara Dunia MotoGP 2020, Joan Mir, Team Suzuki MotoGP selebrasi dengan seluruh anggota tim

Juara Dunia MotoGP 2020, Joan Mir, Team Suzuki MotoGP selebrasi dengan seluruh anggota tim

Foto oleh: MotoGP

dibagikan
komentar
Sempat Memburuk, Kondisi Fausto Gresini Kembali Stabil

Artikel sebelumnya

Sempat Memburuk, Kondisi Fausto Gresini Kembali Stabil

Artikel berikutnya

FIM-FIA Puas dengan Modifikasi Tikungan 10 Sirkuit Catalunya

FIM-FIA Puas dengan Modifikasi Tikungan 10 Sirkuit Catalunya
Muat komentar