Zarco Jadikan Dovizioso Panutan di Ducati

Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, mengatakan mengikuti cara kerja Andrea Dovizioso dalam mengendarai Desmosedici GP jadi yang terbaik.

Zarco Jadikan Dovizioso Panutan di Ducati

Zarco akan menggunakan motor tim pabrikan Ducati pada tahun ini dan diharapkan kinerjanya lebih baik daripada tahun lalu saat menggunakan Desmosedici GP19.

Saat ini, Ducati tak memiliki pembalap pemenang dalam susunan pembalapnya, dan mereka juga memiliki tiga rookie.

Memasuki tahun kedua bersama tim yang berbasis di Borgo Panigale, Italia itu, Zarco merasa masih membutuhkan referensi terbaik agar bisa langsung tampil cepat.

Menurutnya, Andrea Dovizioso menjadi sosok yang tepat untuk dijadikan panutan dalam mengendarai Desmosedici GP. Terlebih, pria asal Italia itu menjadi pembalap yang paling banyak meraih kemenangan untuk Ducati di MotoGP dengan 14 kali.

“Dovi tetap menjadi contoh terbaik untuk diikuti. Dari apa yang telah dilakukannya selama bertahun-tahun untuk meraih kemenangan dan podium. Andrea bisa mengendalikan segalanya dan bagi saya, dia menjadi referensi bagus,” kata Zarco.

Namun, Zarco ingin Ducati segera melupakan sosok pembalap yang menjadi bagian dari proyek mereka sejak 2013 lalu. Pria asal Prancis itu menegaskan bakal bekerja keras agar bisa menjadi pemimpin baru di pabrikan Italia itu.

“Saya berharap kehadiran Dovi sudah tak dirindukan lagi di sini, karena itu berarti kami bisa bekerja dengan baik dan menuju ke arah yang tepat,” ujar Zarco.

“Pada 2021, Ducati lapar kemenangan dan mereka memiliki pembalap yang kompetitif. Meresa siap untuk membuat motor alami peningkatan dengan memberikan seluruh kemampuan terbaiknya.”

Baca Juga:

Usai memiliki debut yang bagus dengan Ducati tahun lalu, Zarco yakin dirinya bisa menyamai level Jack Miller di tahun ini.

“Saya memiliki target menyamai level Jac, memperjuangkan podium dan kemenangan. Tahun lalu ada banyak pembalap yang berhasil naik podium dan saya yakin bisa menang bersama Pramac. Pasalnya, tim ini memiliki segalanya untuk mencapai kesuksesan,” kata Zarco.

Johann Zarco menjadi salah satu pembalap MotoGP yang mengikuti tes bersama pembalap World Superbike di Sirkuit Jerez. Pria 29 tahun itu menegaskan dirinya mengikuti tes untuk merasakan sensasi persaingan lebih awal meski hanya menggunakan Panigale V4R.

“Saya sangat senang bisa mendapatkan kesempatan ini. Bagi saya, tes di Jerez seperti sebuah sesi latihan. Saya ingin mendapatkan lagi kepercayaan diri di atas motor setelah satu bulan jauh dari motor,” ujar Zarco.

“Saya ingin memanfaatkan dua hari di Jerez sebaik mungkin. Saya sangat penasaran bagaimana musim ini berjalan, terutama dengan yang terjadi pada Maret mendatang.”

dibagikan
komentar
Kondisi Gresini Sangat Serius dan Perlu Ditidurkan

Artikel sebelumnya

Kondisi Gresini Sangat Serius dan Perlu Ditidurkan

Artikel berikutnya

Faktor-faktor Ini Bikin KTM Kuat

Faktor-faktor Ini Bikin KTM Kuat
Muat komentar