Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Breaking news
WRC Reli Kroasia

Reli Kroasia Menghadirkan Tantangan Berat untuk Pirelli

Medan jalan berasapal dalam Reli Kroasia membuka tantangan tersendiri bagi Pirelli. Kendati demikian, pemasok ban tunggal Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2021 tersebut merasa puas.

Craig Breen, Paul Nagle, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Reli Kroasia, 23-25 April, dijadikan ajang untuk menguji performa ban baru yang akan digunakan musim ini. Mereka membawa tiga jenis ban dan hanya menggunakan dua di antaranya.

Cinturato RWB, yang cocok dipakai saat hujan, disimpan karena cuaca cerah sepanjang lomba. Jadi peserta WRC di semua level memasang P ZERO (keras dan lunak).

Keyakinan produsen asal Italia tersebut tentang keausan ban yang tak bermasalah saat berputar di jalan raya Kroasia, sedikit goyah. Permukaan abrasif dan kotor akibat tanah dan batu, menyulitkan para pembalap lantaran grip yang terus berubah.

“Akhir pekan pertama di aspal selalu sangat menuntut dengan jalanan kotor dan licin. Ini memberikan tes besar bagi para pembalap dan tentu saja, ban,” ujar Terenzio Testoni, manajer program WRC Pirelli.

Pemenang Reli Kroasia 2021, Sebastien Ogier, sempat kaget diterpa masalah ban bocor tiga kali, pada hari kedua, Sabtu (24/5/2021). Pembalap Toyota Gazoo Racing merasa skeptis dengan kinerja ban selanjutnya.

Baca Juga:

Namun, Pirelli mengeluarkan bantahan dan mengambinghitamkan faktor lain di balik penurunan performa.

“Informasi yang didapat adalah pelek yang paling menderita, selalu mengalami kerusakan serius, yang otomatis memberi konsekuensi langsung terhadap ban. Kerusakan pelek disebabkan kondisi buruk dari aspal dan gundukan, yang selalu menjadi problem seluruh tim.,” katanya.

“Berdasarkan ban, kami puas dengan level penggunaan, yang bisa diatasi dengan kekerasan permukaan dan temperatur operasi tinggi.”

Putaran selanjutnya adalah WRC Portugal, dari 20 sampai 23 Mei mendatang. Pirelli menawarkan ban Scorpion untuk pertama kalinya.

“Kami melihat gravel di Portugal, di mana kekuatan dan ketahanan akan jadi karakteristik yang dibutuhkan dari ban,” Testoni menuturkan.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Luruskan Kesalahpahaman, Ogier Minta Maaf kepada Polisi Kroasia
Artikel berikutnya Bos Hyundai Ingin Reli Kroasia Masuk Kalender Tahunan WRC

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia