Review: WRC 6

Apakah video game World Rally Championship kedua yang dikembangkan oleh Kylotonn mampu menawarkan pengalaman reli virtual yang istimewa?

Review: WRC 6

Physics and handling

Pertama kali mengemudikan mobil WRC di WRC 6 dengan Thrustmaster T300, rasanya langsung tidak nyaman karena sejumlah detail force feedback (FFB) tidak muncul seperti yang saya harapkan secara natural.

Kekuatan maksimal FFB WRC 6 sebenarnya sangat kuat dan melampaui banyak judul game atau simulator lain tapi sayangnya tidak diimbangi dengan kualitas detailnya.

Baik di aspal, kerikil, lumpur, ataupun salju, semuanya hampir terasa seperti aspal yang memiliki sejumlah lubang saja.

Selain itu, hujan badai pun tidak terlalu banyak mempengaruhi performa mobil.

Semua mobil cenderung understeer dan secara keseluruhan memiliki lebih sedikit daya cengkeram jika dibandingkan dengan DiRT Rally - saya pun tidak bisa terlalu berharap menginisiasi slide dengan membanting setir.

Untungnya, performa mobil WRC 6 masih dibuat untuk mendekati dunia nyata dan tidak terlalu overpowered sehingga Anda tidak bisa langsung mensejajarkan game ini dengan SEGA Rally yang sangat 'arcadey'.

Secara keseluruhan, saya harus menempatkan WRC 6 di bawah DiRT Rally dan juga Sebastien Loeb Rally EVO

Mungkin WRC 6 bisa dianalogikan seperti seri game F1 dari Codemasters yang awalnya terasa 'gamey' hingga akhirnya F1 2016 mulai membawa realisme game ke tingkat yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya.

Jadi, kita tunggu saja waktunya Kylotonn "berani" membuat langkah seperti Codies, tentunya dengan dukungan sang publisher, BigBen Interactive...

WRC 6

Kelebihan

+Lisensi resmi WRC 2016
+Semua kalender WRC 2016 termasuk Reli Tiongkok yang batal digelar
+Variasi stage
+Semua mobil dan pembalap WRC, WRC2, dan Junior WRC di awal musim
+Introduction
+Driving test
+Showroom
+Car setup
+eSports mode untuk mengasah kemampuan
+Offline multiplayer (split-screen atau hot seat)
+Online multiplayer
+Pilihan cuaca
+Kontrol gamepad nyaman
+Kekuatan force feedback tinggi walau kurang detail
+Efek kerusakan cukup realistis meski tingkat deformasi harus ditambah
+Lebih mudah menarik casual gamer
+Tersedia bundle DLC mobil tes Toyota Yaris WRC, kalender digital, dan keanggotaan WRC+

Efek kerusakan WRC 6

Kekurangan

-Tidak ada invoasi dalam fitur single-player termasuk career mode
-Grafis tidak istimewa
-Framerate kadang bermasalah
-Co-driver yang mudah panik
-Lintasan terlalu lebar
-Pengaruh cuaca kurang besar
-Mobil yang understeery di semua jenis lintasan
-Posisi kamera kokpit yang aneh, tidak seragam, dan tidak bisa diubah
-Detail force feedback minim bahkan saat melaju di atas gravel
-Tidak ada mobil legendaris

Pemandangan dari langit, WRC 6

Kesimpulan

Anda tidak akan menemukan pengalaman mengemudi mobil reli yang super realistis di WRC 6 tapi boleh saja Anda beli jika ingin mengikuti perkembangan kejuaraan WRC di dunia nyata dan mereplikasinya di dunia virtual. Fitur eSports WRC 6 pun dapat membuat Anda menghabiskan banyak waktu demi menjadi pemain terbaik di muka bumi.

dibagikan
komentar

Artikel berikutnya

Hotlap GT6: Mencoba menjinakkan Lotus 97T Ayrton Senna di Monza

Hotlap GT6: Mencoba menjinakkan Lotus 97T Ayrton Senna di Monza
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan eSports
Event WRC 6
Penulis Cep Goldia