Australia Rugi 435,4 Miliar Gara-gara Batal Gelar F1 2020

Pemerintah Victoria, Australia dikabarkan kehilangan banyak uang akibat pembatalan balapan Formula 1 (F1) 2020. Kini, Grand Prix (GP) di Negeri Kanguru pun harus ditunda.

Australia Rugi 435,4 Miliar Gara-gara Batal Gelar F1 2020

Tahun lalu menjadi periode tak biasa dalam banyak hal gara-gara pandemi Covid-19, termasuk bagi F1. Kalender balap 2020 harus mengalami perubahan signifikan.

GP Australia yang seharusnya menjadi putaran pembuka F1 2020 terpaksa dibatalkan pada menit-menit terakhir. Ini membuat pemerintah Negara Bagian Victoria rugi besar.

Berdasarkan laporan RaceFans, otoritas terkait kehilangan 40 juta dolar AUD (setara Rp435,4 miliar). Tak ada pemasukan dan harus mengembalikan uang tiket penonton.

Baca Juga:

Penyelenggara GP Australia mengalami periode yang sangat buruk karena mesti membatalkan balapan yang diharapkan bisa menguntungkan dengan rekor penonton.

Tetapi, harapan itu tidak terwujud. Kini, pemerintah Australia dan promotor lokal harus menggelontorkan 50 juta dolar AUD (Rp544,3 miliar) demi menggelar F1.

Jumlah tersebut dipakai Australian Grand Prix Corporation (AGPC) menyiapkan Sirkuit Albert Park agar memenuhi standar untuk melangsungkan sebuah balapan Formula 1.

Tak hanya itu, masalah lain kemudian menimpa Australia. Gelaran MotoGP di negara tersebut pun batal diselenggarakan akibat wabah virus corona penyebab Covid-19.

Australia seharusnya juga menjadi salah satu tuan rumah ajang Kejuaraan Balap Motor paling bergengsi itu pada Oktober lalu di Sirkuit Phillip Island, Victoria.

Untuk musim 2021, Melbourne diplot sebagai putaran pembuka F1 pada Maret mendatang. Namun karena problem yang sama, Covid-19, balapan harus ditunda lebih lama.

Salah satu fan Mercedes mengekspresikan kekecewaannya karena GP Australia 2020 dibatalkan pada menit-menit terakhir.

Salah satu fan Mercedes mengekspresikan kekecewaannya karena GP Australia 2020 dibatalkan pada menit-menit terakhir.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Dalam jadwal F1 yang telah direvisi, GP Australia bakal digelar pada 21 November atau molor delapan bulan. Mereka sekarang menjadi balapan ke-21.

Race di Sirkuit Albert Park nantinya berlangsung sebelum dua balapan final di Timur Tengah, GP Arab Saudi dan GP Abu Dhabi. Positifnya, mereka bakal krusial.

GP Australia bisa menjadi panggung penentuan perebutan gelar Formula 1 2021. Tentu pihak AGPC dan pemerintah berharap saat itu race dapat dihadiri penonton. 

"AGPC sedang mengembangkan rencana untuk Grand Prix Australia 2021 demi memastikan keselamatan peserta, staf dan semua pihak terkait," ujar pernyataan AGPC.

 

dibagikan
komentar
Jarno Zaffelli, Desainer Sirkuit F1 Pemuja Kekacauan

Artikel sebelumnya

Jarno Zaffelli, Desainer Sirkuit F1 Pemuja Kekacauan

Artikel berikutnya

Jadwal Peluncuran Mobil Baru untuk F1 2021 Samar

Jadwal Peluncuran Mobil Baru untuk F1 2021 Samar
Muat komentar