Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 F1 GP Spanyol

FIA Tegaskan Aston Martin Tidak Menjiplak Red Bull Racing

FIA memberikan penjelasan soal Aston Martin usai melakukan investigasi terkait kemiripan mobil mereka dengan milik Red Bull Racing di F1 GP Spanyol.

Aston Martin AMR22 side detail

Seperti kebanyakan tim, Aston Martin juga melakukan sejumlah upgrade pada sasis AMR22 di putaran keenam Kejuaraan Dunia Formula 1 2022 yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, akhir pekan ini (20-22/5/2022).

Sasis AMR22 pun langsung menarik perhatian saat kali pertama muncul pada Jumat (20/5/2022). Ubahan yang dilakukan pada sidepod, lantai, halo (kerangka pelindung pembalap di atas kokpit), dan sayap belakang, dinilai mirip sasis Red Bull Racing RB18.

Karena sangat mirip, publik pun dengan enteng menyebut bila sasis Aston Martin AMR22 sebagai ‘Red Bull hijau’.

Ini bukan kali pertama tim yang berbasis di Silverstone, Inggris, tersebut memiliki mobil yang serupa dengan milik tim F1 lain. Pada musim 2020, saat masih bernama Racing Point, mobil mereka dipanggil ‘Pink Mercedes’ karena mengambil basis mobil juara dunia 2019.

Setelah kasus ‘Pink Mercedes’, FIA melarang pengulangan desain, seraya menyebut mereka langsung memeriksa Aston Martin AMR22 yang sudah diperbarui tersebut.

Sebastian Vettel, Aston Martin AMR22

Sebastian Vettel, Aston Martin AMR22

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Badan regulator balap Formula 1 itu menjelaskan bila saat pemeriksaan memang terungkap bila sejumah fitur Aston Martin AMR22 mirip dengan mobil tim lain.

FIA pun langsung melakukan penyelidikan terhadap AMR22 untuk mengetahui apakah pembuatan komponen-komponen baru tersebut sudah sesuai Pasal 17.3 regulasi teknis F1, yang mengatur soal rekayasa teknologi terbalik (reverse engineering) dan “potensi transfer IP (Intellectual Property) ilegal”.

Setelah pemeriksaan, FIA menilai bahwa Aston Martin telah mematuhi peraturan saat proses pembuatan komponen. Praktis, upgrade yang mereka lakukan adalah legal.

“Penyelidikan yang melibatkan pemeriksaan CAD dan analisis rinci dari proses pengembangan yang diadopsi Aston Martin menegaskan tidak ada kesalahan yang mereka lakukan,” demikian pernyataan resmi FIA.

“Oleh karena itu, FIA menganggap bahwa pembaruan dan peningkatan fungsi komponen aerodinamika yang dilakukan Aston Martin sudah sesuai (regulasi).”

Seperti diketahui, Pasal 17.3 regulasi teknis F1 secara khusus melarang “Rekayasa teknologi terbalik”, yaitu proses digital untuk mengubah foto (atau data lain) menjadi model CAD.

Pasal ini juga melarang transfer IP di antara tim-tim. Namun, Pasal 17.3 ini masih mengizinkan desain mobil dipengaruhi olah buatan kompetitor seperti yang sering terlihat di Formula 1.

“Dari hasil analisis, kami mengonfirmasi bila proses yang dilakukan Aston Martin masih konsisten sesuai yang dituliskan Pasal 17.3,” kata pernyataan FIA.

Seorang juru bicara Aston Martin menjelaskan bila selama ini tim teknis mereka selalu memberikan detail setiap hasil pengembangan kepada tim delegasi teknis FIA.

“Usai menganalisis data dan melihat urutan proses pembuatan, FIA sudah memberikan pernyataan tertulis bahwa semua update yang kami lakukan masih mengacu regulasi teknis,” ucap sang juru bicara.

Baca Juga:

      

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Hasil FP1 F1 GP Spanyol: Leclerc Pimpin Ferrari 1-2, Mercedes Membaik
Artikel berikutnya Hasil FP2 F1 GP Spanyol: Leclerc Tetap Teratas, Duo Mercedes Mengintai

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia