Russell Bisa Jadi Saingan Berat Hamilton di Mercedes

Pembalap cadangan dan simulator Red Bull Racing, Alexander Albon, mengungkapkan bahwa George Russell bisa saja menjadi saingan berat Lewis Hamilton.

Russell Bisa Jadi Saingan Berat Hamilton di Mercedes

Rumor mengenai Russell yang akan promosi ke tim utama Mercedes pada Formula 1 2022 semakin menguat. Itu setelah pembalap asal Britania Raya tersebut sukses mencuri perhatian di GP Sakhir musim lalu.

Saat itu, Lewis Hamilton harus absen dari balapan karena terpapar virus corona. Sebagai pembalap binaan Mercedes, Russell pun menggantikan Hamilton.

Pembalap 23 tahun itu secara mengejutkan meraih posisi kedua pada saat kualifikasi. Ia memulai balapan di belakang pembalap Mercedes lain, Valtteri Bottas.

Baca Juga:

Russell kemudian juga sempat menyalip seniornya itu dan kemudian memimpin balapan. Sampai pada akhirnya masalah bertubi-tubi menghampirinya.

Kemenangan sudah di depan mata, Russell harus menerima kenyataan bahwa dirinya hanya bisa meraih peringkat kesembilan di akhir balapan. Akan tetapi, semua orang tetap terkesan dengan cara melajunya di GP Sakhir saat itu.

Pembalap asal Britania Raya itu pun akhirnya dirumorkan akan mengisi kursi utama The Silver Arrows musim depan. Apalagi, Hamilton hanya memperpanjang kontraknya selama satu tahun, tidak ada yang tahu apakah juara dunia tujuh kali itu akan bertahan atau hengkang.

Namun, yang pasti, jika Russell pada akhirnya berlabuh di Mercedes, dan Hamilton masih ada di sana, Alexander Albon mengungkapkan bahwa sahabatnya itu bisa memberikan perlawanan yang sengit.

George Russell, Mercedes-AMG F1, saat menggantikan Lewis Hamilton pada GP Sakhir 2020

George Russell, Mercedes-AMG F1, saat menggantikan Lewis Hamilton pada GP Sakhir 2020

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

"Ada banyak sekali pembicaraan mengenai gelar juara kedelapan Hamilton. Semua orang terkejut dia hanya memperpanjang kontraknya selama setahun," ucap Albon.

"Tapi saya tidak terlalu memikirkan itu. Dia pasti tahu kapan musim terakhirnya di Formula 1 akan datang.

"Satu hal yang pasti, jika sahabat saya, Russell, pada akhirnya pindah ke Mercedes, dan kemungkinan menjadi rekan setim Hamilton tahun depan, tentu saja itu akan menyulitkan sang juara dunia."

dibagikan
komentar
Montoya: Sprint Race Bisa Jadi Kemajuan F1

Artikel sebelumnya

Montoya: Sprint Race Bisa Jadi Kemajuan F1

Artikel berikutnya

Tinggalkan F1 Musim Depan, Perasaan Honda Campur Aduk

Tinggalkan F1 Musim Depan, Perasaan Honda Campur Aduk
Muat komentar