Gajser Pede dengan Rekornya di Trek Terberat MXGP

Lommel, Belgia, telah lama dikenal sebagai trek motocross terberat di dunia. Namun, Tim Gajser percaya diri (pede) terkait peluangnya di sana, akhir pekan ini.

Gajser Pede dengan Rekornya di Trek Terberat MXGP

MXGP Flanders di Belgia akan menjadi seri keenam Kejuaraan Dunia MXGP 2021, akhir pekan ini (31 Juli – 1 Agustus). Juara dunia bertahan Tim Gajser (Team Honda Racing Corporation/HRC) harus mampu merebut hasil bagus di Lommel nanti.

Adalah hasil tidak memuaskan pada lomba sebelumnya di Loket, Rep. Ceko, akhir pekan lalu. Gajser finis P2 pada Race 1. Tetapi pada Race 2, ia sempat terjatuh sehingga tercecer ke luar P20. Upaya keras Gajser akhirnya hanya berbuah finis P15 di Race 2.

Hanya menambah 28 poin di Loket – peringkat keenam overall MXGP Rep. Ceko – membuat keunggulan Gajser di puncak klasemen terpangkas dari 23 menjadi tinggal 11 poin dengan peringkat kedua yang kini ditempati Antonio Cairoli (Red Bull KTM De Carli Factory Racing).  

Akhir pekan ini, seluruh kroser terbaik dunia akan turun di Lommel, trek terberat dalam kalender MXGP. Sirkuit dengan panjang lintasan 1.820 meter tersebut memang memiliki trek datar cukup panjag.

Namun, pasir yang cukup dalam ditambah sejumlah gundukan kecil (bump) dan roller – rangkaian gundukan agak besar namun sulit bagi kroser untuk melesat cepat – alami dipastikan menguras tenaga dari menguji mental para kroser.

Namun begitu, Gajser pede mampu membuat hasil bagus di Lommel. Pada awal kariernya di Kejuaraan Dunia Motocross, sirkuit ini menjadi momok bagi kroser asal Slovenia tersebut. Ketakutan Gajser berakhir setelah ia berlatih keras di trek berpasir di Kroasia.

Pada MXGP Belgia 2019, Gajser mampu menjadi yang terbaik di GP tersebut kendati tidak mampu memenangi race (masing-masing kedua di Race 1 dan 2).

Sementara, saat Lommel menggelar triple-header pada MXGP 2020 lalu akibat pandemi, Gajser mampu menjadi yang terbaik di MXGP of Flanders dan MXGP of Lommel. Sedangkan di MXGP of Limburg, ia finis kedua.

Dari enam race saat itu, Gajser mampu memenangi empat di antaranya, dengan hasil finis 2-1 (Flanders)-1-3 (Limburg)-1-1 (Lommel).

Baca Juga:

Dari situ bisa dilihat seperti apa perkembangan impresif Gajser di Lommel. Juara dunia MX2 2015 dan MXGP 2016, 2019, 2020 itu juga semakin menyatu dengan tunggangan andalannya, Honda CRF450RW.

“Kami memiliki sepekan yang baik untuk berlatih bersama tim, meskipun hanya beberapa hari. Kami hanya menyiapkan beberapa hal dan mengatur set-up untuk menghadapi Lommel,” ujar Tim Gajser.

“Hasil pekan lalu (di Loket) memang mengecewakan. Untungnya, kami akan langsung di seri berikutnya dalam sepekan. Jadi, kami bisa langsung berkonsentrasi untuk dua race di Lommel.

“Torehan saya dalam beberapa tahun terakhir di Lommel memang bagus, mampu memenangi tiga dari empat lomba di sana serta menguasai empat race. Jadi, saya sangat senang sekali lagi bakal menunjukkan kemampuan di atas medan berpasir di Lommel.”

Marcus Pereira de Freitas selaku HRC General Manager – MXGP mengakui Lommel selalu memberikann tantangan berat. Namun, lomba di Lommel bisa menjadi kesempatan bagi Gajser membayar kegagalan di Loket.

“Ia mampu mengendalikan motor sangat baik di lintasan berpasir. Aksinya di Lommel nanti akan jauh berbeda dibanding di Rep. Ceko. Setiap kru di tim kami siap membantunya merebut hasil bagus pada akhir pekan ini,” ucap De Freitas.

 

dibagikan
komentar
MXGP Finlandia Ditunda hingga 2022

Artikel sebelumnya

MXGP Finlandia Ditunda hingga 2022

Artikel berikutnya

Herlings Dapat Lampu Hijau Ikuti MXGP Belgia

Herlings Dapat Lampu Hijau Ikuti MXGP Belgia
Muat komentar