Formula 1
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
24 hari
MotoGP
04 Apr
Event selesai
12 Mei
Event berikutnya
31 hari
Formula E WRC
22 Feb
Event berikutnya
10 hari
WEC
R
Sebring
17 Mar
Dibatalkan
29 Apr
Event berikutnya
17 hari
Selengkapnya:

Milena Koerner, Manajer Wanita Pertama di Grand Prix

Berawal dari bekerja menangani logistik dan komunikasi di paddock kejuaraan dunia MotoGP, perlahan namun pasti, karier Milena Koerner menanjak hingga akhirnya ditunjuk sebagai Manajer Tim wanita pertama sejak 2019.

Milena Koerner, Manajer Wanita Pertama di Grand Prix

Wanita kelahiran Gera, Jerman ini memang telah familier dengan raungan mesin motor balap, bahkan saat masih berusia 13 tahun. Ditambah lingkungan keluarga yang begitu menggilai motorsport, Milena pun makin jatuh hati.

Adalah seri GP Jerman 1998, momen perdana Milena bersentuhan langsung dengan dunia balap motor. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa ajakan dari kakek-neneknya membuat dia dapat menginjakkan kaki di paddock.

“Saya (datang) dari kota yang berjarak 20 km dari Sachsenring,” tutur Milena kepada MotoGP.com.

“Ini adalah trek khusus karena untuk mencapai garasi pembalap harus melalui area publik di mana penggemar dapat melihat dari dekat. Bagi saya, ini adalah pertama kalinya berada di lingkungan itu dan sejujurnya saya tidak akan pernah membayangkan berada di sini lagi setelah sekian tahun.”

Baca Juga:

Sejak saat itulah, Milena mulai menyambangi trek lain di sekitar Eropa. Dia juga berkenalan dengan sejumlah orang di paddock, sembari membangun hubungan yang lebih baik. Dan lantaran kerap berkunjung ke sirkuit, wanita kelahiran 1985 itu pun mendapat tawaran pekerjaan.

“Beberapa orang yang saya temui dari nongkrong di sirkuit menyarankan agar saya mencari pekerjaan di tim, sehingga saya tidak perlu membayar untuk nonton balapan, tetapi sebaliknya dibayar,” kata Milena.

“Saya menolak tawaran pertama karena saya masih di sekolah menengah dan bahkan belum mengikuti ujian. Namun pada Grand Prix berikutnya yang saya ikuti di Jerez, mereka menawari saya pekerjaan itu lagi dan saya tidak bisa menolaknya.”

Tepat pada 1998, Milena resmi bergabung dengan dunia MotoGP. Usai bekerja sebagai model, pekerjaan pertamanya di paddock adalah di hospitality bersama Team Scott di kelas 125cc serta 250cc.

Milena lalu bergabung dengan Forward Racing yang baru dibentuk. Dia bertanggung jawab atas logistik tim, sebelum kemudian masuk ke kategori MotoGP bersama Tech3 sebagai Manajer Komunikasi Pemasaran dan menjabat selama lima tahun.

Milena Koerner, Manajer Tim MV Agusta Forward Racing

Milena Koerner, Manajer Tim MV Agusta Forward Racing

Foto oleh: MV Agusta

Musim 2016, Milena kembali ke skuad Forward Racing. Berbagai peran dijalaninya. Mulai dari mengontrol bujet, berurusan dengan media, administrasi kontrak, sampai akhirnya diangkat menjadi Manajer Tim pada 2019.

Kendati telah memegang jabatan yang terhitung disegani, Milena merasa, bahwa wanita masih minoritas di paddock Grand Prix. Ada beberapa alasan yang membuat dia berpikir demikian.

“Dari sudut pandang bisnis, dapat menjadi biaya tambahan bagi tim kecil dengan anggaran terbatas untuk memiliki (anggota tim) seorang wanita, karena Anda harus mendapatkan pakaian yang dibuat hanya untuk satu orang, ditambah lagi Anda harus memesan satu kamar saat bepergian,” ucapnya.

Pun begitu, batasan-batasan yang kerap menghalangi kiprah wanita dalam melakukan pekerjaannya, bisa dipatahkan Milena. Dia mampu menunjukkan diri sebagai sosok wanita kompeten serta profesional.

“Terlepas dari masalah yang ada, saya pikir jika seorang wanita ingin bekerja di paddock, dia harus berusaha sekuat tenaga. Karena jika ada yang sulit, bukan berarti harus menyerah, malah bisa menjadi motivasi ekstra,” ujar wanita yang fasih bahasa Jerman, Italia, Inggris, Spanyol dan Prancis ini.

Milena juga memberi saran untuk terus belajar, serta mengetahui sebanyak mungkin aspek paling teknis dari motor balap Grand Prix.

“(Hal ini) untuk dihormati dan bisa memimpin. Penting bagi tim Anda untuk menyadari fakta, bahwa Anda mengawasi mereka, dan bahwa mereka tidak dapat memanfaatkan Anda sebagai seorang wanita,” tuturnya.

Lantas, seperti apa Milena menggambarkan dirinya sendiri, dia pun menjawab: “Saya (tipe) pengganggu, gila kerja, determinasi.

“Apakah itu adalah kualitas yang membuahkan hasil? Waktu yang akan menjawabnya. Ketika motor lebih kompetitif dan saat pembalap gembira. Ini adalah tujuan kami saat ini.”

Milena akan melanjutkan kiprahnya lagi sebagai Manajer Tim MV Agusta Forward Racing pada kejuaraan dunia Moto2 2021, yang bakal bergulir 28 Maret mendatang.

Milena Koerner, Team Manager MV Agusta Forward Racing

Milena Koerner, Team Manager MV Agusta Forward Racing

Foto oleh: MV Agusta

dibagikan
komentar
Kesan Bendsneyder Usai Tes Perdana Pertamina Mandalika SAG Team

Artikel sebelumnya

Kesan Bendsneyder Usai Tes Perdana Pertamina Mandalika SAG Team

Artikel berikutnya

Makna di Balik Livery Batik Pertamina Mandalika SAG Team

Makna di Balik Livery Batik Pertamina Mandalika SAG Team
Muat komentar