Podcast: Jalur Cepat Pedro Acosta ke MotoGP adalah Konsistensi

Pedro Acosta menjadi nama yang sering diperbincangkan dalam jagat balap motor saat ini. Maklum, dua balapan terakhir Moto3 2021 berhasil dimenangkannya.

Podcast: Jalur Cepat Pedro Acosta ke MotoGP adalah Konsistensi

Mungkin namanya masih asing di telinga penggemar MotoGP di Indonesia. Akan tetapi, Pedro Acosta sukses membuat ramai jagat balap motor dunia.

Dua kemenangan berhasil diraihnya dari tiga balapan pertama Moto3 2021. Ia adalah pemimpin klasemen pembalap sementara saat ini.

Acosta juga menjadi pembalap pertama yang memenangkan race Moto3 dari pit lane. Tak heran jika nama remaja 16 tahun ini dielu-elukan di Eropa sana.

Akan tetapi, dengan kepopulerannya yang mendadak, apakah Acosta mampu promosi dengan cepat ke kelas premier MotoGP? Siapa-siapa saja yang berpotensi menjadi rivalnya di musim ini?

Baca Juga:

Dalam podcast 'Motorsport.com Indonesia', content manager Scherazade Mulia Saraswati, serta reporter Muhammad Pratama Supriyadillah, bersama host Aprelia Wulansari, membicarakan banyak hal mengenai Acosta, mulai dari prestasinya sampai masa depannya di dunia balap motor.

Seperti yang disebutkan tadi, Acosta memang masih asing di telinga penggemar MotoGP Indonesia. Tapi jika berbicara di Eropa, Acosta adalah nama besar.

Beragam kejuaraan sudah pernah ia menangkan. Pada 2013, dia menjuarai Minibikes MiniAlevinB. Dua tahun berselang, Acosta memenangi Cuna de Campeones kelas MiniGP 110.

Pedro Acosta, Red Bull KTM Ajo

Pedro Acosta, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Musim 2016, pembalap yang mengidolai Kevin Schwantz dan Casey Stoner itu menempati peringkat kedua di Campeonato de Espana de MiniVelocidad kelas MaxxiGP 220, serta peringkat ketiga Campeonato de Espana de Velocidad kategori Moto4.

Lalu, pada 2017, Acosta menjadi kampiun Campeonato de Espana de Velocidad kelas PreMoto3. Sedangkan debutnya di ajang internasional diawali di CEV Moto3 Junior World Championship musim 2018.

Dengan berbagai pencapaian itu, walaupun berstatus sebagai rookie di Moto3, bukan berarti Acosta minim pengalaman. Gaya balapnya yang agresif namun tenang itu memang sudah terasah sejak dini.

Tiga balapan pertama Moto3 2021 sudah dilalui. Pembalap Red Bull KTM Ajo ini berhasil memenangkang dua seri, yakni Moto3 Doha dan Moto3 Portugal.

Pedro Acosta, Red Bull KTM Ajo

Pedro Acosta, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jika saja ia bisa mempertahankan performanya secara konsisten sampai akhir musim nanti, promosi ke jenjang selanjutnya bisa saja ia dapatkan.

Intinya, hanya tinggal menunggu waktu bagi para penggemar balap motor untuk bisa melihat Acosta tampil di MotoGP. Apalagi, dengan modal kemampuannya yang tidak seperti seorang rookie, perjalanannya ke kelas primer bisa mulus.

Pembahasan lengkap mengenai 'Calon Juara Dunia MotoGP' ini bisa didengarkan melalui player di bawah artikel ini. Selain itu, podcast 'Motorsport.com Indonesia' juga dapat diakses lewat Spotify dan Apple Podcast.

 
dibagikan
komentar
Pencahayaan Kurang, Sepang Belum Layak Gelar Balapan Malam

Artikel sebelumnya

Pencahayaan Kurang, Sepang Belum Layak Gelar Balapan Malam

Artikel berikutnya

Aprilia Perpanjang Komitmen di MotoGP hingga 2026

Aprilia Perpanjang Komitmen di MotoGP hingga 2026
Muat komentar