Francesco Bagnaia Antusias Lanjutkan Sukses Aragon di Misano

Tak ada waktu bagi Francesco Bagnaia larut dalam selebrasi usai merengkuh kemenangan historisnya di MotoGP. Rider Ducati harus fokus menghadapi balapan selanjutnya di Misano akhir pekan ini.

Francesco Bagnaia Antusias Lanjutkan Sukses Aragon di Misano

Hanya beberapa hari setelah mencetak sejarah dalam di Motorland Aragon, Francesco “Pecco” Bagnaia akan bersiap kembali beraksi. MotoGP dijadwalkan menggelar putaran ke-14 musim ini, Grand Prix (GP) San Marino, 17-19 September ini.

Misano World Circuit Marco Simoncelli, venue untuk GP San Marino, sangat familier untuk Ducati. Bisa dibilang ini akan menjadi balapan kandang kedua bagi pabrikan Borgo Panigale setelah Mugello.

Di Misano, Ducati telah mencetak dua kemenangan kelas premier sejak sirkuit tersebut kembali masuk kalender balap MotoGP pada musim 2007. Pertama lewat Casey Stoner (2007) dan Andrea Dovizioso (2018).

Baca Juga:

Sementara dari total tujuh podium yang telah diraih brand Italia itu, Pecco Bagnaia telah berkontribusi satu kali, yakni ketika finis kedua musim lalu. Raihan tersebut menandai kali pertama sang rider mampu menembus tiga besar di MotoGP.

Berbekal kemenangan perdananya di Aragon dan rapor GP San Marino musim lalu, Bagnaia siap untuk mencoba dan berjuang mengulangi kesuksesannya di hadapan para pendukung Ducati.

“Memang baru beberapa hari sejak GP yang lalu, tetapi saya sudah siap untuk race akhir pekan lainnya. Kemenangan pekan sebelumnya di Aragon luar biasa dan memberi saya energi untuk menghadapi balapan kandang kedua kami di Misano,” tutur Pecco dalam rilis Ducati Team.

“Saya dan tim melakukan pekerjaan luar biasa dan saya sangat nyaman mengendarai Desmosedici GP, jadi saya optimistis untuk akhir pekan nanti. Ini adalah trek yang sangat saya sukai dan di mana saya sering berlatih dengan (motor) Panigale V4 S.

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Juga tahun lalu, saya mendapat podium MotoGP pertama saya di sini! Saya sangat berambisi dan siap berjuang untuk kemenangan lagi di depan semua penggemar kami,” pembalap 24 tahun jebolan Akademi VR46 milik Valentino Rossi tersebut menambahkan.

Kemenangan memang dibutuhkan Pecco demi menjaga peluangnya menjadi juara dunia. Kendatipun tidak akan mudah, secara matematis, ia masih memiliki kesempatan untuk mewujudkan hal itu.

Setelah 13 putaran musim 2021, sang pembalap berada di urutan kedua dalam klasemen sementara. Ia tertinggal 53 poin dari Fabio Quartararo yang menempati posisi teratas. Masih ada lima balapan tersisa, termasuk GP San Marini akhir pekan ini.

 

dibagikan
komentar
Michelin Resmi Pasok Ban MotoGP hingga 2026

Artikel sebelumnya

Michelin Resmi Pasok Ban MotoGP hingga 2026

Artikel berikutnya

Ducati Samai Torehan Yamaha-KTM berkat Francesco Bagnaia

Ducati Samai Torehan Yamaha-KTM berkat Francesco Bagnaia
Muat komentar