Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
MotoGP MotoGP Italia

Trik buat Fabio Quartararo untuk Menang di Mugello

Fabio Quartararo datang ke MotoGP Italia sebagai pemimpin klasemen tetapi hanya unggul tipis atas kedua rival terdekatnya.

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Juara dunia dari Monster Energy Yamaha MotoGP tersebut menjadi salah satu dari hanya dua pembalap yang paling konsisten dari tujuh balapan yang sudah digelar pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.

Bersama Aleix Espargaro (Aprilia Racing), El Diablo – julukan Quartararo – keduanya menjadi pembalap yang selalu merebut poin. Karena konsistensi itulah Quartararo kini masih memimpin klasemen namun hanya unggul empat poin atas Aleix Espargaro di P2.

Akhir pekan ini (27-29/5/2022), tantangan berat akan dihadapi Quartararo di putaran kedelapan MotoGP bertajuk Gran Premio d’Italia Oakley yang akan berlangsung di Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello.

Mugello merupakan salah satu trek cepat yang memerlukan motor bertenaga besar. Karakter sirkuit sepanjang 5,2 km dengan banyak tikungan fast flowing tersebut diyakini cocok dengan pabrikan jagoan tuan rumah, Ducati.

Masalah bagi El Diablo bertambah karena performa salah satu pemakai Ducati Desmosedici GP, Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP), tengah menanjak. Pembalap asli Italia itu kini bertengger di P3 klasemen dan hanya terpaut delapan poin dari Quartararo.

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Marc Fleury

Persaingan Bastianini dengan pembalap tim pabrikan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang makin panas, juga bakal kian menyulitkan Quartararo. Bagnaia yang notabene juga berasal dari Italia, jelas juga ingin merebut kemenangan di depan publiknya sendiri.

Catatan Quartararo di Mugello sejatinya tidak terlalu buruk. Sejak turun di MotoGP mulai 2019, ia selalu merebut poin dan bahkan memenangi GP Italia tahun lalu setelah sebelumnya merebut pole position.

Masalahnya, saat ini power Yamaha YZR-M1 sepertinya terlihat makin tertinggal dibanding pabrikan lain, utamanya Ducati. Namun begitu, kans Quartararo untuk merebut kemenangan keduanya musim ini (setelah Portugal) di Mugello, jelas tetap terbuka.

“Mugello termasuk sirkuit yang sangat baik dikenal oleh Quartararo. Tahun lalu ia tampil sangat bagus di sini,” ucap Alex Criville, legenda MotoGP asal Spanyol, seperti dikutip Mundo Deportivo.

“Namun, ia juga tahu betapa tidak mudahnya memenangi lomba di Mugello karena Ducati memiliki top speed jauh lebih baik dan itu bakal menyulitkannya di trek lurus,” kata juara dunia kelas premier pertama asal Spanyol tersebut.

Baca Juga:

Kendati demikian, juara dunia kelas 500cc 1999 itu mengungkapkan Yamaha memiliki sejumlah kekuatan, di antaranya kecepatan saat keluar tikungan dan melibas lintasan yang berubah arah.

“Ada beberapa area di Mugello yang membuat Yamaha akan sangat kuat dan bisa dimanfaatkan untuk merebut kemenangan,” tutur Criville.

“Di tikungan terakhir, jika mampu keluar dengan traksi dan kecepatan bagus, saya kira ini akan menjadi peluang bagi Fabio Quartararo. Tetapi di sisi lain, ia harus merebut hasil kualifikasi yang sangat bagus agar gapnya tidak terlalu jauh.

“Jika kualifikasinya buruk sehingga start agak jauh ke belakang, Fabio Quartararo akan bertambah sulit karena para pembalap Ducati akan langsung meninggalkannya untuk memperlebar gap.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Hasil FP1 MotoGP Italia: Nakagami Tercepat, Sejumlah Rider Top Kesulitan
Artikel berikutnya Tersendat di MotoGP, Raul Fernandez Ogah Kembali ke Moto2

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia