Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Yamaha Klaim YZR-M1 2023 Jauh Lebih Cepat

Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli, mengklaim mesin YZR-M1 yang baru lebih bertenaga ketika melaju kencang di lurusan.

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Menyusul kesepakatan dengan Fabio Quartararo yang bertahan bersama Yamaha hingga 2024, pabrikan Jepang itu merespons permintaan sang pembalap yang menginginkan motor lebih bertenaga.

Seperti diketahui, Quartararo selalu mengeluhkan top speed YZR-M1 saat ini, yang faktanya menjadi motor paling lambat dibandingkan pabrikan lainnya.

Yamaha berusaha untuk meningkatkan dengan pembaruan saat tes Jerez yang membuat motor lebih bertenaga. Tetapi, karakter M1 berubah dan kehilangan keunggulan corner speed.

Ini membuat Quartararo memutuskan untuk kembali ke setelan lama. El Diablo merasa lebih nyaman, meski harus selalu menekan hingga batas di setiap balapan.

Memastikan hal tersebut tak terulang pada tahun berikutnya, Meregalli mengungkapkan motor Yamaha untuk MotoGP 2023 akan lebih bertenaga dan juga terdapat perubahan besar.

“Motor pastinya akan menjadi lebih cepat,” ucap pria Italia itu kepada GPOne.

“Saya dapat memastikannya, karena Takahiro Sumi telah menjadi kepala departemen pengambangan. Dia merupakan seseorang yang selalu berpikiran terbuka.

“Dia tahu di area mana kami kesulitan dan di mana kami punya kekuatan. Dia juga memiliki kekuatan untuk memimpin proyek pengembangan. Saya yakin segalanya akan berubah.

“Luca Marmorini merupakan sosok baru dalam ruang lingkup kerja kami, karena kami belum pernah melibatkan konsultan eksternal dalam proyek kami.”

Massimo Meregalli lalu mengatakan Yamaha terus bekerja keras dalam mempersiapkan motor baru untuk musim depan, sembari bakal lakukan uji coba dalam waktu dekat.

“Rencananya kami akan melakukan tes di Misano pada September. Kami akan memulai pengujian dengan versi pertama dari motor 2023,” ujarnya.

Baca Juga:

Mulai tahun depan, Yamaha hanya akan menurunkan dua motor M1, usai keputusan RNF Racing yang memilih bekerja sama dengan pabrikan Aprilia.

Ini tentu bakal sulitkan skuad garpu tala dalam melakukan pengembangan. Namun, Meregalli menegaskan, timnya belum mengecek data milik RNF Racing karena perbedaan kinerja.

“Sejauh ini, kami belum menggunakan data dari RNF. Sayangnya, ada perbedaan besar antara kami dan mereka,” tuturnya.

“Memang lebih baik memiliki tim kedua dibandingkan hanya satu. Pada balapan akhir pekan sangat memungkinkan untuk mengoleksi banyak informasi.

“Kami tidak pernah menyangka ini akan terjadi. Tapi pada 2023, kami hanya akan menjalankan satu tim pabrikan.”

Meregalli berharap ada tim yang ingin berkolaborasi dengan Yamaha suatu saat nanti, mengingat pentingnya keberadaan tim satelit di MotoGP.

“Di masa depan, tujuan kami adalah kembali memiliki tim satelit,” katanya.

“Ini memang bukan sepenuhnya keputusan kami. Masalahnya, saat ini seluruh tim independen telah terikat kontrak. Jadi, mungkin kami akan berbicara tentang itu pada paruh kedua musim depan.”

Andrea Dovizioso, RNF MotoGP Racing

Andrea Dovizioso, RNF MotoGP Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Bertemu Andrea Dovizioso, Toprak Razgatlioglu Cari Tahu soal M1
Artikel berikutnya Enea Bastianini Ragu Mampu Kejar Fabio Quartararo  

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia