Australia Targetkan Masuk Kalender WRC 2023

Motorsport Australia berharap bisa masuk dalam kalender Kejuaraan Dunia Reli (WRC) pada musim 2023.

Australia Targetkan Masuk Kalender WRC 2023

Para petinggi Motorsport Australia mengatakan bahwa mereka sedang berupaya untuk membawa WRC kembali ke Negeri Kangguru pada 2023. Gelaran tersebut seharusnya bisa terjadi setelah Negeri Kanguru membuka kembali perbatasannya.

Sebagai informasi, keputusan pemerintah Australia yang menerapkan pembatasan demi mencegah merebaknya Covid-19 telah membatalkan sejumlah event besar dalam 18 bulan terakhir, termasuk Formula 1 dan MotoGP.

Motorsport Australia berharap 2023 jadi tahun yang tepat untuk membawa WRC kembali dengan harapan pandemi telah berhasil dikendalikan.

“Mendapatkan kembali tempat kami di kalender internasional untuk WRC bukanlah tugas yang mudah,” kata CEO Motorsport Australia Eugene Arocca.

“Kami bertekad untuk bekerja dengan pemangku kepentingan dan pemerintah untuk mengamankan tempat, dan pendanaan yang diperlukan.

“Menjadi tuan rumah event internasional dalam waktu dekat tetap merupakan tantangan yang jelas untuk saat ini.

“Tetapi kami harus merencanakan masa depan dan kami berharap dapat memperoleh dukungan yang diperlukan untuk membawa Reli Australia kembali dan dapat mengadakan event kelas dunia.”

Terakhir kali Reli Australia digelar pada 2018 lalu, di Coffs Harbour. Mereka juga masuk dalam kalender WRC 2019, tapi terpaksa dibatalkan pada menit terakhir karena kebakaran hutan di daerah Pantai Coffs.

Reli Selandia Baru diproyeksikan sebagai pengganti Reli Australia pada 2020, namun terpaksa dibatalkan akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga:

Pertanyaan saat ini adalah apakah Reli Australia harus kembali digelar di Coffs Harbour. Pasalnya, sejumlah pembalap mengeluhkan lokasinya yang sangat jauh dari Sydney.

Bathurst disebut-sebut sebagai kemungkinan lokasi baru untuk menggelar WRC pada 2021, meski rencana itu tampaknya akan gagal karena pandemi belum terkendali.

Kembalinya Reli Australia pada 2023 dapat sesuai dengan rencana kalender masa depan FIA. Seperti yang dikatakan Direktur Reli, Yves Matton, kepada Motorsport.com baru-baru ini, bahwa penerbangan jarak jauh akan dapat dilakukan mulai akhir 2022 dan seterusnya.

“Akan sulit di paruh pertama 2022, tetapi target kami sebelum krisis adalah untuk memiliki perbandingan 50/50 dalam kalender antara Eropa dan luar negeri. Sekarang kami berharap pada 2022 akan mungkin untuk mulai mencapai target,” ujar Matton.

“Pasti kami akan mengadakan event di luar negeri untuk tahun depan, tetapi akan lebih banyak di paruh kedua.”

Amerika Serikat juga berada dalam upaya mendapatkan tempat pada kalender WRC 2023, dam seri ini berharap dapat bersaing dengan acara non-kejuaraan di sana tahun depan.

dibagikan
komentar

Video terkait

Prestasi Gemilang Sulit Ubah Niat Ogier Mundur dari WRC

Artikel sebelumnya

Prestasi Gemilang Sulit Ubah Niat Ogier Mundur dari WRC

Artikel berikutnya

Evans Lewatkan Goodwood Festival of Speed demi Pencegahan Covid-19

Evans Lewatkan Goodwood Festival of Speed demi Pencegahan Covid-19
Muat komentar