WRC
R
Rally Sweden
11 Feb
Dibatalkan
Selengkapnya:

Ogier Percaya Rovanpera Bisa Cetak Sejarah di Reli Arctic

Sebastien Ogier yakin rekan setimnya di Toyota Gazoo Racing, Kalle Rovanpera, dapat membuat sejarah dalam WRC dan menjadi pemenang termuda pada Reli Arctic Finlandia.

Putaran kedua Kejuaraan Dunia Reli (WRC) itu merupakan tambahan baru dalam kalender setelah menggantikan posisi Reli Swedia yang batal akibat pandemi Covid-19.

Rovanpera, yang ayahnya, Harri, pernah memenangi WRC di Swedia dua dekade lalu, punya pengalaman di Finlandia setelah memenangi Reli Arctic Lapland 2020.

Pereli 20 tahun itu sebelumnya juga mampu mengalahkan Ogier, juara dunia WRC tujuh kali, pada event musim dingin WRC di Swedia dengan finis ketiga pada musim lalu.

Kemenangan akhir pekan ini akan membuat Rovanpera memecahkan rekor yang masih dipegang oleh Jari-Matti Latvala, yakni pemenang termuda dalam kelas utama WRC.

Latvala yang kini menjabat sebagai Prinsipal Tim Toyota Gazoo Racing itu memenangi Reli Swedia di usia 22 tahun 313 hari yang diraih pada 2008 silam.

Kepada Motorsport.com, Ogier mengatakan Rovanpera sangat berpeluang memecahkan rekor yang telah bertahan selama 13 tahun itu. Ia adalah favorit di Reli Arctic.

"Baginya (Rovanpera), ini sebenarnya bukan event baru, dia ada di sana tahun lalu dengan mobil Yaris (WRC). Dan dia selalu cepat di rute bersalju seperti kita lihat musim lalu (di Swedia)," ujar Ogier.

Baca Juga:

"Dia mungkin masih muda, namun jelas dia sangat berpengalaman ketika menghadapi reli dengan kondisi seperti ini."

Meski diperkirakan tak ada salju baru mengguyur Reli Arctic di Rovaniemi pada 26-28 Februari ini, Ogier merasa tidak diuntungkan dengan meraih start pertama.

Pereli Prancis tersebut khawatir hal itu akan mencederai 100 persen kemenangannya di awal musim. Seperti diketahui, Ogier menjadi yang terbaik dalam Reli Monte Carlo bulan lalu.

Bagaimanapun, ia puas dengan persiapannya menghadapi Reli Arctic. Bersama navigatornya, Ogier terus menyesuaikan diri dengan ban Pirelli yang baru.

"Kami menjalani dua hari pengujian yang baik, satu di Jyvaskyla dan satu lagi di Rovaniemi. Jadi itu kesempatan bagus untuk beradaptasi dengan ban," ucap Ogier.

"Kami telah melihat banyak perbedaan antara ban ini dengan sebelumnya. Pengujian ini sangat penting untuk mempelajari perbedaan tersebut. Menurut saya, ban salju Pirelli bagus."

"Sebagai pembuka jalan, saya berharap salju tidak terlalu tebal di permukaan jalan, karena itu bisa sangat menyulitkan," pereli 37 tahun tersebut menambahkan.

Pereli Tim Toyota Gazoo Racing, Sebastien Ogier, akan menghadapi tantangan berat dalam Reli Arctic Finlandia, akhir pekan ini.

Pereli Tim Toyota Gazoo Racing, Sebastien Ogier, akan menghadapi tantangan berat dalam Reli Arctic Finlandia, akhir pekan ini.

Foto oleh: Toyota Racing

dibagikan
komentar
Reli Arctic: Jadwal dan Rute Lomba

Artikel sebelumnya

Reli Arctic: Jadwal dan Rute Lomba

Artikel berikutnya

Neuville Pede Raih Kemenangan Reli Arctic

Neuville Pede Raih Kemenangan Reli Arctic
Muat komentar