MIE Racing Honda Ingin Turunkan Dua Motor WSBK dan Main di WSSP

MIE Racing berencana memperbesar skuadnya di World Superbike (WSBK) 2022. Mereka juga berniat turun di World Supersport (WSSP).

MIE Racing Honda Ingin Turunkan Dua Motor WSBK dan Main di WSSP

Tahun ini, Leandro “Tati” Mercado tidak turun penuh bersama MIE Racing Honda di WSBK. Sejauh ini, pembalap asal Argentina tersebut baru berlomba delapan putaran.

Semua disebabkan hasil buruk MIE Racing di MotorLand Aragon (putaran 1). Gap dengan para pembalap teratas terlalu jauh. Alhasil, tim asal Jepang-Rep. Ceko tersebut tidak turun di Estoril, Donington Park, dan Misano untuk persiapan yang lebih baik.

Mercado dan MIE Racing baru kembali lagi di Assen (5). Alessandro Delbianco sempat seorang diri turun untuk MIE Racing di Sirkuit Mos, Rep. Ceko. Namun, pembalap Italia itu tidak mampu finis dalam tiga race yang diikutinya.

Sejak balapan ketujuh di Navarra, keduanya selalu turun sampai menjelang putaran ke-12 di kandang Mercado, WSBK Argentina yang berlangsung di Sirkuit San Juan Villicum.

Performa tim pimpinan Midori Moriwaki tersebut memang belum terlalu mencuat. Hasil terbaik Mercado sejauh ini hanyalah P8 pada Race 1 di Portimao. Kini, Mercado berada di peringkat ke-21 klasemen dengan 25 poin.

Seperti dikutip Speedweek.com, Mercado yang berasal dari Cordoba – 600 km sebelah timur San Juan – mengaku bakal selangkah lagi mencapai kesepakatan dengan MIE Racing untuk turun di WSBK musim depan.

Midori Moriwaki

Midori Moriwaki

Foto oleh: Honda

Di sisi lain, Dorna Sports selaku promotor WSBK juga sudah memperpanjang kontrak dengan Circuito de San Juan Villicum sampai 2023. Kesepakatan itu dicapai sebelum akhir pekan WSBK Argentina ini.

“Sejak performa motor kami menanjak, minat para pembalap terhadap kami juga meningkat,” kata Midori Moriwaki.

“Saya berencana menurunkan dua pembalap. Jadi, saya kini berusaha keras untuk mencari pembalap dan beberapa rekanan baru sekaligus.”

Cyberdyne, perusahaan pembuat robot dan kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI) asal Jepang, sudah menempelkan logo mereka di Honda CBR1000 RR-R Fireblade sejak balapan di Barcelona, September lalu.

Moriwaki juga sudah lama mencoba meyakinkan Honda untuk kembali ke WSSP dengan mengandalkan Honda CBR600RR terbaru sebagai basis. Lobi Moriwaki kepada Honda bukan tanpa alasan.

Motor tersebut memiliki performa bagus di Kejuaraan Balap Motor Jepang tahun ini dan mengantar Haruki Noguchi juara. Sejumlah pengamat menyebut Honda CBR600RR merupakan motor dengan sasis terbaik di kelas medium. 

Baca Juga:

“Filosofi Moriwaki adalah selalu mendukung pembalap muda. Kategori menengah (WSSP) ini menjadi kunci untuk masa depan para pembalap muda,” kata Midori Moriwaki.

“Jika saya mendapatkan dukungan, kami juga ingin turun di sana (WSSP). Memang, saat ini tidak mudah bagi siapapun untuk menjalankan tim. Jika saya tidak bisa mendapatkan sponsor untuk tim, tidak mungkin rencana ini berjalan.”  

Honda sebetulnya bisa memberikan dukungan kepada MIE Racing tanpa harus mengambil risiko besar. Jika MIE Racing mampu sukses, itu akan menjadi nilai plus bagi mereka. Tetapi, semua tentu masih tergantung kebijakan para bos Honda.

Sejak WSSP mulai dilombakan pada 1999, Honda menjadi pabrkan tersukses dengan 10 gelar juara dunia. Berikutnya ada Yamaha (8), Kawasaki (3), dan Suzuki (1).

Seluruh gelar Honda di WSSP direbut bersama Team Ten Kate. Terakhir, mereka melakukannya bersama Michael van der Mark (kini pembalap tim pabrikan BMW di WSBK) pada 2014.

Honda kali terakhir merebut kemenangan di WSSP terjadi pada 30 Oktober 2016. Saat itu, pembalap Inggris Kyle Smith naik podium utama untuk Tim PTR Honda di Qatar.

 

dibagikan
komentar
Hasil FP1 WSSP Argentina: Dominique Aegerter Tebar Ancaman
Artikel sebelumnya

Hasil FP1 WSSP Argentina: Dominique Aegerter Tebar Ancaman

Artikel berikutnya

Hasil FP2 WSBK Argentina: Razgatlioglu Impresif, Redding Konsisten

Hasil FP2 WSBK Argentina: Razgatlioglu Impresif, Redding Konsisten
Muat komentar