Perdana Balap WSBK, Performa Rabat Tak Sesuai Ekspektasi

Alih-alih mengeluarkan potensi secara maksimal, rookie Tito Rabat justru harus berjibaku keras menghadapi tantangan sulit yang disuguhkan World Superbike.

Perdana Balap WSBK, Performa Rabat Tak Sesuai Ekspektasi

Pengalaman selama lima musim menggeber motor MotoGP seharusnya memudahkan adaptasi Rabat dengan kuda pacu WSBK. Namun, yang terjadi malah kebalikannya. Pembalap Spanyol itu keteteran.

Dari tiga seri yang sudah berjalan, prestasi terbaik Rabat hanya finis kesembilan pada Race 1 di Portugal. Sisanya, dia banyak menghabiskan waktu di barisan belakang, seolah mengulangi penampilannya semasa membalap MotoGP.

Tidak hanya itu saja. Rabat bahkan telah mencatatkan empat kali kegagalan finis. Alhasil, rider Barni Racing Team tersebut berkutat di peringkat ke-15 klasemen sementara, baru mengumpulkan 18 poin.

Rabat juga kalah dari dua rekannya sesama debutan dalam klasemen sementara, yakni Lucas Mahias pada peringat ke-14) serta Axel Bassani yang menduduki peringkat ke-12.

Mengingat hanya mengantongi kontrak berdurasi setahun oleh Barni Racing Team, Rabat pun tak bisa berbuat apa-apa, selain terus bekerja membenahi kinerjanya agar lebih baik hingga akhir tahun.

Tito Rabat, Barni Racing Team

Tito Rabat, Barni Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Ada beberapa evaluasi yang bisa saya lakukan, kami hanya mampu menyelesaikan satu balapan… Saya tidak bisa mengatakan banyak yang positif. Yang penting tetap tenang dan terus bekerja,” tuturnya mengutip situs resmi World Superbike.

Lebih lanjut, pembalap berusia 32 tahun itu mengakui, bahwa segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang dia harapkan sejak kedatangannya ke ajang balap motor produksi massal ini.

“Pada awalnya, kami memulai dengan banyak masalah dan dua trek terakhir mencekik kami. Saya masih tak mengerti mengapa,” ucapnya.

“Kami tes di Misano yang jauh lebih baik, dan di sini, di Donington Park, saya tidak dapat menarik kesimpulan yang bagus.

“Saya harus menunggu sedikit, bersabar dan mencoba untuk mendapatkan hasil maksimal dari setiap akhir pekan.”

Baca Juga:

Seri WSBK berikutnya dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda pada 24 dan 25 Juli mendatang. Meski bakal melibas trek yang sudah cukup dikenalnya, Rabat enggan mematok target muluk-muluk.

“Saya tidak merencanakan apa pun untuk Assen. Saya berharap untuk tiba dengan kuat, karena saya telah tiba di sini, untuk bekerja dengan tenang seperti saya telah bekerja di sini, dan untuk melanjutkan mentalitas ini apakah itu berjalan dengan baik atau buruk,” ujarnya.

“Saya harus mencoba untuk menggabungkan semuanya Terus mencoba, apa pun yang terjadi.”

dibagikan
komentar
Yamaha WSBK Siap Perpanjang Kontrak Dua Debutan

Artikel sebelumnya

Yamaha WSBK Siap Perpanjang Kontrak Dua Debutan

Artikel berikutnya

Italia vs Inggris: Duel Antar Rekan Setim

Italia vs Inggris: Duel Antar Rekan Setim
Muat komentar